Jaksa Agung ST Burhanuddin Dalam Pusaran Reshuffle Kabinet Jokowi

Tanggal:

Jakarta – Peneliti Riset Politik – Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRP-BRIN) Wasisto Raharjo Jati berpendapat, Jaksa Agung ST Burhanuddin berpotensi terkena reshuffle oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sebab, adik politikus PDI Perjuangan (PDIP) TB Hasanuddin itu kerap menjadi sorotan publik.

Seperti diketahui, ST Burhanuddin diterpa berbagai isu negatif yang terus bergulir. Ia sempat disebut-sebut terlibat dalam skandal kasus Djoko Tjandra serta dinilai bersikap lemah dalam penanganan kasus Jaksa Pinangki. Selain itu, ia juga dikabarkan terkait isu pribadi mengenai poligami.

“Saya pikir reshuffle posisi Jaksa Agung sekarang memang dimungkinkan jabatan itu ditunjuk dan diberhentikan oleh presiden. Terlebih lagi banyak sorotan tajam kepada Jaksa Agung yang sekarang,” kata Wasis saat dihubungi Opsi, Selasa, 16 November 2021.

Saat ditanyakan perihal apakah karier ST Burhanuddin akan aman lantaran masih bersaudara dengan politisi PDIP, Wasis pun tidak bisa menjaminnya. Sebab, Jaksa Agung sudah berkali-kali diterpa isu negatif.

“Saya pikir kalau sudah ada skandal menyangkut moral yang viral di ruang publik, backup politik PDIP seperti itu rasanya tidak berpengaruh,” ucapnya.

Wasis pun menyarankan, apabila Jaksa Agung terkena reshuffle dalam waktu dekat ini. Sebaiknya digantikan oleh kalangan profesional, jangan lagi-lagi ada keterkaitan dengan unsur partai politik.

“Ada baiknya pejabat Jaksa Agung ini dipilih dari kalangan netral profesional yang memiliki track record yang jelas,” ujarnya.

Wasis menandaskan, posisi Jaksa Agung ini memiliki peran sangat penting untuk Pemilu 2024.

“Penting karena wewenang seorang Jaksa Agung, pertama mengesampingkan perkara demi kepentingan umum atas nama keefektifan proses penegakan hukum. Kedua, mengajukan kasasi demi kepentingan umum pada Mahkamah Agung (MA),” kata Wasisto Raharjo Jati.

Isu reshuffle santer diperbincangkan dalam beberapa waktu belakangan ini seiring Partai Amanat Nasional (PAN) masuk menjadi koalisi pemerintah Jokowi, ditambah adanya pergantian Panglima TNI. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bagikan berita:

spot_imgspot_img

Populer

Baca Berita Lain
Terkait

Upaya Peningkatan Keselamatan, KAI Daop 3 Cirebon Lakukan Penutupan Perlintasan Sebidang di Triwulan I 2026

Cirebon - Tingginya potensi kecelakaan di perlintasan sebidang menjadi...

BATDD Resmi Rilis Single Tanggeria Menuju Album Penuh Perdana

Jakarta - Grup musik eksperimental BATDD (Bimbingan Anak Tersiap...

Konser Slank di Malang Diwarnai Aksi Copet, Belasan HP Penonton Raib

Malang – Konser Slank di Lapangan Rampal, Kota Malang,...