Jakarta – Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, Kaesang mengaku menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya terkait jalur distribusi energi Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.
Minta Tanker Pertamina Diberi Akses
Kaesang mengatakan dirinya meminta agar kapal tanker Indonesia yang membawa minyak milik Pertamina dapat melintasi Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan energi dunia yang berada di kawasan Teluk Persia.
“Kami tadi menyampaikan aspirasi supaya tanker-tanker Indonesia yang membawa minyak milik Pertamina bisa melewati Selat Hormuz,” kata Kaesang.
Menurutnya, permintaan tersebut mendapat respons positif dari Dubes Iran.
“Tadi juga sudah direspons akan segera bisa karena tinggal mengurus sedikit technical issue yang akan segera selesai,” ujarnya.
Singgung Dampak Perang ke Harga Barang
Kaesang menilai situasi geopolitik yang memanas di kawasan tersebut berpotensi berdampak terhadap ekonomi global, termasuk kenaikan harga-harga komoditas.
“Perang ini juga mengakibatkan harga-harga mulai naik,” katanya.
Meski demikian, ia menyebut pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto dinilai telah menyiapkan berbagai program untuk menjaga stabilitas nasional.
PSI dan Kedubes Iran Intens Berkomunikasi
Kaesang juga menyebut hubungan antara PSI dan Kedutaan Besar Iran terjalin baik. Menurutnya, Indonesia dan Iran tidak memiliki persoalan bilateral yang berarti.
“Indonesia dan Iran kan tidak ada masalah sama sekali,” ucapnya.
Ia menambahkan komunikasi antara PSI dan Kedubes Iran disebut terus berjalan sejak meningkatnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. []

