Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terkait Karhutla Kalimantan

JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan.

Sigit mengatakan Polri menemukan sejumlah dugaan tersebut setelah melakukan penyelidikan dan investigasi terhadap kebakaran yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita lakukan penyelidikan dan investigasi terkait dengan peristiwa yang terjadi. Beberapa nama sudah kita amankan,” kata Sigit kepada wartawan, Jumat, 21 Agustus 2026.

Meski demikian, Kapolri belum menjelaskan secara rinci identitas maupun peran pihak-pihak yang telah diamankan dalam kasus tersebut.

Selain melakukan penyelidikan, Polri juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani kebakaran yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

“Saat ini yang sedang kita lakukan pemadaman,” ujar Sigit.

Pemerintah Perketat Penanganan Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan saat ini melanda sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatra.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) kemudian mengeluarkan instruksi kepada enam gubernur untuk memperkuat upaya penanganan Karhutla dan menjaga kualitas udara di wilayah terdampak.

Instruksi tersebut ditujukan kepada pemerintah daerah di Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan.

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyebut kondisi kemarau pada 2026 meningkatkan risiko terjadinya Karhutla.

Fenomena El Nino kuat yang melanda Indonesia sejak Juli 2026 menjadi salah satu faktor yang memperbesar potensi kebakaran serta menurunkan kualitas udara di sejumlah daerah.

Titik Panas Tertinggi di Kalimantan Tengah

Berdasarkan pemantauan KLH, sejumlah wilayah mengalami peningkatan konsentrasi PM2,5 akibat kabut asap.

Data terbaru mencatat konsentrasi PM2,5 di Kampar, Riau mencapai 48,84 mikrogram per meter kubik. Sementara Ogan Ilir, Sumatra Selatan tercatat 47,39 mikrogram per meter kubik.

Di Kalimantan Tengah, konsentrasi PM2,5 di Katingan mencapai 30,16 mikrogram per meter kubik.

Selain itu, Kota Jambi tercatat 26,18 mikrogram per meter kubik, Pontianak, Kalimantan Barat 26,41 mikrogram per meter kubik, serta Banjarmasin, Kalimantan Selatan 17,40 mikrogram per meter kubik.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat wilayah Kalimantan Tengah memiliki jumlah titik panas tertinggi dengan 767 hotspot.

Kemudian Kalimantan Barat mencatat 560 titik panas, disusul Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur masing-masing 74 titik, serta Kalimantan Utara sebanyak tiga titik.

Pemerintah bersama aparat gabungan masih melakukan pemadaman dan pemantauan untuk mencegah meluasnya dampak Karhutla.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Formasi Laporkan 9 Hakim MK ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jakarta, OPSI.ID - Mahasiswa Indonesia (Formasi) melaporkan sembilan hakim Mahkamah...

Polri Bersama Masyarakat: Ujian Besar Kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto

Oleh: Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia...

Bupati Tolikara Dorong Pengrajin Terus Berinovasi, Karya Lokal Tampil di Kriyanusa 2026

Jakarta, Opsi.id  — Beragam karya kreatif masyarakat Tolikara tampil...

DPRK Tolikara Gelar Sidang Paripurna Pembahasan dan Penetapan APBD Perubahan 2026

Tolikara, Opsi.id - DPRK Tolikara menggelar Rapat Paripurna Pembahasan...

‎Imbas UU DKJ: DPRD DKI Bakal Temui DPR RI, Bahas Penambahan Kursi Dewan di Jakarta

Jakarta - DPRD DKI Jakarta akan melakukan audiensi dengan...

Pasek Suardika Bongkar Misteri di Balik Reshuffle Kabinet Prabowo: Ada Pergeseran Peta Kekuasaan?

JAKARTA, Opsi.id – Reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo...

Mudgarden, Unit Rock Belia di Balik Single Debut Bertajuk Berag

Jakarta - Dunia permusikan tanah air kembali kedatangan angin...

Synchronize Fest 2026 Setia dengan Semangat It’s Not Just A Festival, It’s A Movement

Jakarta - Memasuki tahun penyelenggaraan ke-sebelas, festival musik multi-genre...

Berita Terbaru

Popular Categories