Kapolri Sigit Janji Transparan di Kasus Parigi Moutong dan Wadas

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons kasus antara aparat polisi dengan warga di Desa Wadas, Jawa Tengah, juga kasus di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Ia memastikan bakal transparan soal peristiwa tersebut dan juga membuka ruang terhadap Komnas HAM untuk melakukan investigasi.

“Saya kira, kita sama-sama transparan dari dulu, dan itu komitmen saya. Kita turunkan tim, kita buka ruang terhadap investigasi yang dilaksanakan teman-teman Komnas. Dan tentunya hasilnya kita akan proses kalau ada rekomendasi atau temuan terkait pelanggaran yang terjadi,” kata Jenderal Sigit saat memantau akselerasi vaksinasi Covid-19 di Discovery Mall, Kuta, Bali, dikutip Opsi, Kamis, 17 Februari 2022.

Baca juga: Kapolri Harus Copot Kapolda Sulteng dan Kapolres Parigi Moutong

Mantan Kabareskrim ini juga menyebutkan, apa yang dilakukan Polri bukan bermaksud untuk menyakiti masyarakat, melainkan agar tidak terjadi risiko bentrokan yang lebih besar.

“Yang jelas, apa yang dilakukan oleh Polri bukan bermaksud untuk kemudian menyakiti masyarakat. Namun, lebih dalam kondisi bagaimana supaya tidak terjadi risiko bentrok yang lebih tinggi. Sehingga kemudian langkah-langkah pengamanan harus dilakukan. Namun demikian, kami akan tindaklanjuti kalau ada temuan-temuan,” kata Sigit.

Baca juga: Bantah Tangkap Warga Desa Wadas, Kapolda Jateng: Kami Bukan Menahan Tapi Mengamankan

Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo menjadi sorotan nasional beberapa waktu terakhir. Dalam peristiwa pengukuran lahan untuk lokasi penambangan batu andesit pada Selasa, 8 Februari 2022, polisi mengamankan 64 orang. Sehari kemudian mereka dilepaskan.

Sedangkan di Parigi Moutong, seorang demonstran yang menolak aktivitas tambang emas PT Tiro Kencana tewas terkena peluru polisi. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Manggarai, OPSI.ID - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa...

KPK Beberkan Dasar Dakwaan Yaqut: Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Jakarta, OPSI.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan memiliki...

‎Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, PAM Jaya Kirim 200 Unit Toren Air

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan...

Sembilan Warga Mimika Diduga Disandera KKB

Mimika, OPSI.ID - Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Jozanda...

Stok Makanan Menipis, Pengungsi Gempa Manggarai Timur Butuh Bantuan

Manggarai, OPSI.ID - Warga terdampak gempa bumi yang mengungsi...

27 Kg Sabu Gagal Diedarkan, Polisi Bongkar Modus Sembunyikan Narkoba di Dinding Mobil

Labuhan Batu, OPSI.ID - Polisi menggagalkan upaya pengiriman narkotika...

Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Warga yang Jatuh di Perairan Selayar

Selayar, OPSI.ID - Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi...

Gempa NTT Ganggu Pendidikan, 177 Ribu Murid Terdampak dan Ratusan Sekolah Rusak Berat

Jakarta — Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur...

Berita Terbaru

Popular Categories