Profil tersangka: baru delapan bulan menjabat
AKP Yohanes Bonar Adiguna baru dilantik sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kukar pada Desember 2025, menggantikan AKP Suyoko.
Sebelum bertugas di Kutai Kartanegara, ia pernah menjabat sebagai Kapolsekta Sungai Kunjang, Samarinda.
Ia diduga tidak hanya menyalahgunakan narkotika untuk konsumsi pribadi, tetapi juga terlibat dalam peredaran gelapnya — perkara yang justru menjadi inti dari tugas jabatannya selama ini.
Baca juga: Viral Curhatan Emak-emak soal Narkoba di Pantai Labu, Dua Pelaku Ditangkap Polisi
Kapolres Kukar Khairul Basyar membenarkan penindakan tersebut, sekaligus menegaskan bahwa perbuatan AKP Yohanes merupakan tindakan pribadi dan tidak melibatkan personel lain di lingkungan Polres Kukar.
“Yang bersangkutan diduga memiliki narkotika jenis liquid, namun tidak melibatkan anggota lain. Kami berkomitmen mendukung penegakan hukum. Sesuai arahan pimpinan, tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkoba.”
— Khairul Basyar, Kapolres Kutai Kartanegara
Kasus kedua: pola yang mengkhawatirkan
Penangkapan AKP Yohanes bukanlah insiden tunggal. Sebelumnya, Kasat Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang, juga telah lebih dulu diamankan dalam kasus serupa.
Baca juga: Unras Plasma Simalungun Memuncak, Polisi Berhasil Cegah Bentrokan
Dua kasus dengan jabatan identik dalam satu provinsi dalam waktu berdekatan memunculkan pertanyaan serius soal integritas dan pengawasan internal kepolisian di wilayah Kalimantan Timur.
Dua kasus kasat narkoba di Kaltim:
- Tersangka: AKP Yohanes Bonar Adiguna
Jabatan: Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara
Status: Ditahan sejak 2 Mei 2026
2. Tersangka AKP Deky Jonathan Sasiang
Jabatan: Kasat Narkoba Polres Kutai Barat
Status: Sebelumnya diamankan.
Seluruh proses penyelidikan kasus AKP Yohanes kini ditangani penuh oleh penyidik Polda Kaltim guna mendalami kemungkinan keterkaitannya dengan jaringan peredaran narkoba yang lebih luas. []


