Lapor Pak! Hadir di Viu dengan Kurasi Episode Paling Pecah

Jakarta – Program komedi populer “Lapor Pak!” kini resmi dapat disaksikan di platform streaming Viu. Tidak sekadar memindahkan “pabrik tawa” dari televisi ke layanan digital, Viu menghadirkan kurasi khusus berupa deretan episode “paling pecah” yang dipilih dari perjalanan lima tahun program ini mengudara di Trans7.

Sejak tayang perdana pada Februari 2021, “Lapor Pak!” menjadi pengecualian di industri televisi Indonesia yang dikenal cepat berganti format.

Bertahan hingga 2026, program ini mengandalkan resep unik, yakni kantor polisi sebagai panggung tetap, tempat kasus kriminal, isu terkini, hingga satir sosial diolah menjadi sketsa dan ruang interogasi.

Setiap bintang tamu membawa cerita baru, sementara para pemain tetap menjaga ritme komedi yang membuat penonton kembali setiap malam.

Ansambel pemain yang solid menjadi daya tarik utama. Andre Taulany memimpin sebagai komandan, dengan Andhika Pratama dan Wendi Cagur sebagai penyidik. Kiky Saputri tampil sebagai polisi wanita, Ayu Ting Ting sebagai petugas kebersihan, Surya Insomnia sebagai polisi lalu lintas, dan Hesti Purwadinata melengkapi tim.

Improvisasi antar karakter yang sudah saling klik membuat komedi terasa hidup dan segar.

Jejak “Lapor Pak!” bahkan meluas ke luar layar kaca. Program ini pernah menggelar tur ke berbagai kota lewat rangkaian “Lapor Pak! Sidak” yang disambut ribuan penonton langsung.

Formatnya juga banyak ditiru dan diparodikan oleh program televisi lain, menandakan bahwa “Lapor Pak!” telah menjadi bagian dari percakapan publik di dunia hiburan Indonesia.

Pendekatan kurasi yang dihadirkan Viu menjadi pembeda. Dari ratusan episode yang pernah tayang, Viu memilih momen-momen terbaik ketika sketsa, bintang tamu, dan improvisasi pemain bertemu di titik paling lucu.

Bagi penonton setia, kurasi ini berfungsi layaknya album greatest hits yang memudahkan menonton ulang momen favorit. Sementara bagi generasi penonton streaming, deretan episode “paling pecah” menjadi pintu masuk cepat untuk memahami alasan program ini mampu bertahan lima tahun ketika banyak program komedi lain berhenti di tahun pertama.

Kini, “Lapor Pak!” dapat disaksikan melalui aplikasi dan situs Viu, menghadirkan kembali tawa khas ruang interogasi ke layar digital.

Dengan kurasi episode terbaik, program ini diharapkan mampu menjangkau audiens baru sekaligus memanjakan penggemar lama yang ingin bernostalgia dengan momen komedi paling legendaris. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Avolia Lepas Single Toxic Bareng Label Indo Semar Records

Jakarta - Label Indo Semar Records bersama Avolia kembali...

RIVO Siap Guncang Bengkel Space di Helatan Road to DWP 2026

Jakarta - Road to DWP kembali mengguncang Jakarta dengan...

Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta untuk Masa Depan

Jakarta – Bank Jakarta memperkuat sinergi strategis dengan Institut...

Arsyall Azizan Debut sebagai Penyanyi Solo Lewat Single Pelan Aja

Jakarta - Arsyall Azizan, penyanyi muda asal Bandung kelahiran...

Penrad Siagian Terpilih Jadi Wakil Ketua BAP DPD RI, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Jakarta — Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah...

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terkait Karhutla Kalimantan

JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pihaknya...

‎Hutan Kalimantan Terbakar, Kenapa Elite di Jakarta Terlambat Peduli?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Transformasi Talas Beneng di Pandeglang, BUMDes Saninten Siapkan Produk Olahan Unggulan

Pandeglang — Talas Beneng yang selama ini menjadi salah...

Berita Terbaru

Popular Categories