Mendagri Tito Jelaskan Istilah PPKM Level 3 Saat Nataru Batal

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan alasan mengapa penyebutan istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) batal.

“Tolong hindari bahasa (PPKM) level 3. Kenapa, karena tidak semua daerah itu sama tingkat kerawanan pandemi Covid-19-nya. Tidak semua daerah sama,” kata Mendagri Tito Karnavian di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, dikutip Opsi, Rabu, 8 Desember 2021.

Selain itu, Mendagri Tito menjelaskan World Health Organization (WHO) telah membuat empat level tingkat penilaian risiko untuk Covid-19. Level 1 berarti rendah, level 2 moderat atau rata-rata, level 3 tinggi, dan level 4 sangat tinggi.

Indonesia, kata Mendagri, masuk dalam kategori low atau rendah dari berbagai indikator. Di antaranya kasus terkonfirmasi Covid-19 dan bed occupancy ratio (BOR) yang terkendali.

“Kita bersyukur atas itu, sehingga Bapak Presiden Jokowi memberikan arahan agar kita tidak menerapkan (PPKM) level 3. Tapi membuat pengaturan spesifik mengenai antisipasi atau penanganan penanggulangan pandemi Covid-19 di masa Nataru,” kata mantan Kapolri itu.

Selain itu, alasan lainnya tidak menggunakan istilah PPKM level 3, yakni karena situasi pandemi Covid-19 sangat dinamis. Termasuk di berbagai daerah. Karenanya, penggunaan istilah ini menjadi respons dari situasi dinamis tersebut.

“Kita tidak bisa konsisten membuat pengaturan pandemi Covid-19 ini karena yang kita hadapi situasi dinamis, dinamikanya bukan mingguan sebetulnya, harian, bahkan jam, tapi kita mengaturnya mingguan, sehingga perubahan pengaturan sudah kita lakukan berkali-kali sejak awal pandemi,” ujarnya.

Di lain sisi, Mendagri mengatakan pembatasan-pembatasan spesifik akan dilakukan saat pelaksanaan Natal dan tahun baru yang berlangsung dari 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Pembatasan spesifik sebagian mengadopsi substansi yang diatur dalam sistem PPKM level 3 dengan beberapa perubahan penting. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Ardhito Pramono Comeback dengan Melepas Single Permainanmu

Jakarta - Musisi Ardhito Pramono kembali menambah deretan karyanya...

Grup Band Mad Madmen Rilis Single TAMAK Menuju Album Kedua

Jakarta - Grup musik asal Jakarta, Mad Madmen, kembali...

Ipswich Town Tekuk Sunderland 2-1, Jack Clarke Jadi Pahlawan di Menit ke-90

IPSWICH, Opsi.id  — Ipswich Town mengawali kembalinya mereka ke...

Leeds United Bungkam Nottingham Forest 1-0, Gol Stach di Menit ke-88 Jadi Penentu

NOTTINGHAM, Opsi.id  — Leeds United mengawali Premier League 2026/2027...

Everton Tekuk Crystal Palace 2-0, Dewsbury-Hall dan Barry Jadi Penentu

LIVERPOOL, Opsi.id  — Everton mengawali Premier League 2026/2027 dengan...

Hull City Hancurkan Manchester United 2-0, Tim Promosi Bikin Kejutan di Premier League

HULL, Opsi.id  — Hull City mengawali kembalinya mereka ke...

Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Wajo, Pangdam Hasanuddin Ajak Warga Jaga Infrastruktur

Wajo, OPSI.ID - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko meninjau...

Berita Terbaru

Popular Categories