Momen Gus Nadir Ceramahi Mensos Risma Paksa Tunarungu Bicara

Jakarta – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir mengkritisi tindakan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang memaksa tunarungu berbicara di depan banyak orang saat peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021.

Menurut Gus Nadir, Risma adalah seorang menteri, bukan terapis bicara yang tugasnya melatih orang kesulitan bicara di depan publik.

“Ibu itu menteri, bukan memaksa orang di luar batas kemampuan yang Allah beri,” kata Gus Nadir melalui akun Twitter @na_dirs, dikutip Opsi, Jumat, 3 Desember 2021.

“Ibu itu menteri, bicaralah soal kebijakan agar negara berpihak pada mereka,” tambahnya.

Gus Nadir pun menyesalkan sikap pendukung fanatik Mensos Risma yang masih saja membenarkan tindakan eks Wali Kota Surabaya tersebut. Padahal, aksi memaksa tunarungu berbicara sudah jelas salah. 

“Pendukungnya pun ngeyel belain Bu Menteri. Ini masalah kemanusiaan. Berempati pada orang lain. Katakan salah, bila Bu Menteri salah. Koreksi, introspeksi, lantas perbaiki. Kalau benar, ya apresiasi. Jangan yang salah malah dibenarkan,” kata Gus Nadir.

Sebelumnya, Tri Rismaharini memberikan penjelasan mengenai tindakannya memaksa anak tuli untuk berbicara di depan banyak orang saat peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021 yang digelar di Kemensos, pada Rabu, 1 Desember 2021.

Hal tersebut dikemukakan menyusul protes dilontarkan perwakilan Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin), Stefanus, atas tindakan yang dilakukan Risma memaksa penyandang disabilitas rungu untuk berani berbicara di depan orang banyak.

Menghampiri Stefanus di lokasi acara, Risma mengatakan bahwa apa yang dilakukannya merupakan salah satu upaya untuk melatih kemampuan bicara.

“Kenapa ibu paksa kalian untuk bicara?” tutur Risma saat memberikan penjelasan, dikutip Opsi pada Kamis, 2 Desember 2021.

“Ibu paksa memang, supaya kita bisa memaksimalkan pemberian Tuhan kepada kita, mulut, mata, telinga. Tapi saya berharap kita semua bisa mencoba,” ujar Mensos Risma. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Sambut HUT ke-81 KAI, 90 Ton Lokomotif Jadi Arena Adu Kekompakan di Cirebon

Cirebon – Pemandangan tak biasa terlihat di Depo Lokomotif Cirebon,...

Dua Perusahaan LPG di Sulsel Dipersoalkan, Ada Dugaan Dana Rp14 Miliar Tak Dipertanggungjawabkan

Makassar, OPSI.ID - Polemik internal terjadi di dua perusahaan...

Daftar Final Line Up Synchronize Fest 2026 Lengkap Sesuai Hari

Jakarta - Oktober 2026 akan menjadi bulan yang penuh...

Atiya Purnomo Persembahkan Lagu Sinarku Takkan Sirna

Jakarta - Di tengah semangat generasi muda Indonesia yang...

Grup Duo, DUA Rilis Single Let Go

Jakarta – Di tengah ramainya tren musik pop lokal,...

Melihat Lebih Dekat Fasilitas LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai, Milik Jakpro

Jakarta – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro melakukan...

Pesan Tegas Rektor Unhas di Dies Natalis ke-70: Bersatu untuk Perkuat Unhas

Makassar, OPSI.ID - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Jamaluddin...

Kejagung Sita Rp1,3 Triliun dalam Kasus Dugaan Korupsi Perkebunan di Kawasan Hutan Lampung

JAKARTA, Opsi.id  – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap perkembangan terbaru...

Berita Terbaru

Popular Categories