Muhammad Qodari, dari Pendiri Indobarometer ke Lingkaran Istana

Jakarta – Muhammad Qodari dilantik Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah di Istana Negara, Senin (27/4/2026).

Penunjukan Qodari menandai babak baru perjalanan kariernya.

Dari seorang peneliti opini publik dan pendiri lembaga survei nasional, dipercaya memimpin komunikasi resmi pemerintah.

Usai pelantikan, Qodari menyebut jabatan yang diembannya merupakan amanah besar. Terlebih di tengah banyaknya program Presiden Prabowo yang harus disampaikan secara utuh kepada masyarakat.

“Tentunya pekerjaan yang sangat besar ini harus bekerja sama dengan berbagai lembaga, terutama dengan teman-teman media,” ujar Qodari, dikutip Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, program pemerintah saat ini memiliki cakupan luas dan menyentuh hal-hal mendasar.

Sehingga membutuhkan pola komunikasi yang masif, terkoordinasi, dan mudah dipahami publik.

Ia juga menyoroti perubahan lanskap informasi. Terutama dengan kehadiran media sosial yang kini ikut membentuk opini masyarakat.

“Media sosial sebagian berperilaku seperti pers. Tetapi regulasi yang mungkin berbeda dengan teman-teman pers. Tentu ini suatu tantangan tersendiri,” ungkapnya.

Qodari menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Baik dengan kementerian dan lembaga, maupun insan pers sebagai mitra strategis pemerintah.

Qodari dikenal luas sebagai pendiri Indobarometer.

BACA: Isu Reshuffle Menguat, Prabowo Dikabarkan Lantik Sejumlah Pejabat Negara Hari Ini di Istana

Salah satu pengamat politik yang kerap membaca tren pemilih, elektabilitas tokoh, serta arah dinamika nasional.

Lahir di Bandung pada 22 Oktober 1974, Qodari memulai karier sebagai peneliti, analis politik, dan konsultan survei.

Di era Presiden Prabowo Subianto, perannya semakin kuat.

Ia sempat dipercaya sebagai Wakil KSP. Lalu menjabat KSP, sebelum kini Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Isu Viral di Indonesia Awal Mei 2026: dari Aksi Buruh hingga Tren TikTok

Jakarta, Opsi.id – Memasuki awal Mei 2026, berbagai isu...

Pemkab Cirebon Apresiasi Komitmen Sosial Cirebon Power, dari Bantuan Kurban hingga Pelatihan Kerja Warga

Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon menyampaikan apresiasi terhadap komitmen...

PHK Dinilai karena Efisiensi, Lion Air Grup Wajib Bayar Pesangon Rp 2,3 Miliar kepada 9 Teknisi

Jakarta - Perjuangan hukum yang ditempuh sembilan teknisi maskapai...

Forum Pemuda Mamasa Soroti Ketimpangan Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Terpencil

Mamasa, OPSI.ID - Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas)bRabu, 20...

Turnamen Antar SD di Mamuju Jadi Langkah Penguatan Sepakbola Usia Dini

Mamuju, OPSI.ID - Ketua PSSI Mamuju, Febrianto Wijaya, menegaskan...

Tiga Warna Media Network Gelar Forum Edukatif Kelola Uang di Tengah Dinamika Global

Makassar, OPSI.ID - Di tengah dinamika ekonomi global yang...

Berita Terbaru

Popular Categories