OKP Demo Lembaga yang Menentang Perusahaan Tambang di Dairi

Dairi– Sekelompok orang yang menyatakan dirinya sebagai organisasi kepemudaan atau OKP melakukan aksi demo ke kantor Yayasan Diakonia Pelangi Kasih (YDPK) di Jalan Gereja No. 78 Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi

Aksi oknum OKP tersebut berlangsung pada Senin, 29 November 2021 lalu, membawa mobil dengan pengeras suara, dan spanduk berbagai tulisan.

Mereka demo dengan tujuan mengusir YDPK dan menutup YDPK. Mereka menempelkan spanduk di depan kantor YDPK bertuliskan: “Kami masyarakat lingkar tambang menuntut YDPK keluar dari Kabupaten Dairi”.

“YDPK harus bisa kasih pekerjaan untuk kami yang menganggur, gara-gara PT DPM sekarang gak jalan”, “Kami masyarakat lingkar tambang mendukung PT DPM”, “Woi YDPK, bekerjalah sesuai keahlianmu, jangan bicara apalagi menghasut yang kamu sendiri gak punya ilmunya”.

Dalam aksi ini mereka juga mengingatkan dengan keras kepada pemerintah kecamatan untuk segera memanggil YDPK dan jika tidak segera ditanggapi akan menyurati pihak kabupaten maupun gubernur untuk mengusir YDPK dari Kabupaten Dairi.

Dalam aksi sejumlah perempuan khususnya ibu-ibu ikut aksi. Awalnya mereka diajak katanya untuk membentuk organisasi pemberdayaan perempuan. Namun faktanya diajak berdemo, sehingga mereka merasa dibohongi.

Ahmad Saini dari Jatam menyebut, pengusiran dan pembungkaman ini adalah upaya untuk mengintimidasi gerakan perjuangan rakyat di lingkar tambang bersama YDPK untuk membela tanah dan air, memperjuangkan ruang hidup, mempertahankan hak atas kehidupan juga lingkungan yang baik dan sehat dari ancaman aktivitas pertambangan PT Dairi Prima Mineral atau PT DPM.

“Tindakan pengusiran atau intimidasi dalam bentuk apapun tidak dibenarkan terhadap YDPK karena berserikat, berkumpul adalah hak setiap warga negara sesuai dengan UUD 1945,” kata Saini, Minggu, 5 Desember 2021, dalam keterangan tertulisnya.

Diketahui, YDPK adalah lembaga diakonia untuk kesejahteraan, keadilan bagi manusia di bumi yang lestari. Misi YDPK adalah mewujudkan kesejahteraan, keadilan bagi perempuan, anak, dan kaum papa serta mewujudkan keadilan ekologi.

Akta pendirian badan hukum berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor: AHU-0006467.AH.01.04 tahun 2018.

Sebelum beraktivitas YDPK sudah memberikan informasi lengkap kepada pihak pemerintah kecamatan setempat dan juga sudah mengurus surat keterangan domisili no. 470/472/XI/2019.

Diketahui, PT DPM adalah gabungan dari dua perusahaan, yakni China Nonferrous Metal Industry’s Foreign Engineering and Construction Co, Ltd. (NFC) dan .Bumi Resources Minerals.

NFC berbasis di Tiongkok dan merupakan pemilik 51 persen saham, sedangkan Bumi Resources Minerals, perusahaan milik keluarga Aburizal Bakrie sebesar 49 persen saham.

PT DPM adalah perusahaan biji besi dengan konsesi 24.636 hekatre mengkapling tiga kecamatan di Kabupaten Dairi, mengkapling sungai, kampung, kebun-kebun, sumber mata air. Tambang dengan aktivitas bawah tanah ini telah membuat terowongan di hulu-hulu sungai kawasan hutan.

Menurut Saini, meski belum mendapat persetujuan atau belum memiliki Amdal Tipe A, PT DPM terus beraktivitas mulai dari penempatan bahan peledak, membuat terowongan, juga rencana membuat lokasi tempat penampungan limbah.

“Apa yang telah dilakukan YDPK bersama masyarakat yang memperjuangkan hak adalah bagian dari kerja kemanusiaan, dan tidak bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila. Pemerintah kecamatan harusnya bisa memberikan rasa aman bagi setiap warganya,” kata dia.

Di sisi lain, PT DPM harus menghormati hukum yang ada di Indonesia dan juga menghormati keputusan masyarakat yang menyatakan menolak terhadap investasi yang merusak dan tidak berkelanjutan akan kehidupan bagi generasi akan datang. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Pameran ICX Jakarta 2026 Hadirkan 75 Brand dan 10.000 Pengunjung

Jakarta - Jakarta bersiap menjadi pusat perhatian dunia kopi...

Pameran Waralaba dan Kemitraan Bisnis IFRA 2026 Dorong UMKM Nasional

Jakarta - Industri kemitraan di Indonesia sedang berada pada...

Aktor dan Penyanyi Syakir Daulay Rilis Single Menembus Langit

Jakarta - Syakir Daulay kembali memperlihatkan konsistensinya sebagai musisi...

Manggarai, OPSI.ID - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa...

KPK Beberkan Dasar Dakwaan Yaqut: Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Jakarta, OPSI.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan memiliki...

‎Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, PAM Jaya Kirim 200 Unit Toren Air

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan...

Sembilan Warga Mimika Diduga Disandera KKB

Mimika, OPSI.ID - Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Jozanda...

Stok Makanan Menipis, Pengungsi Gempa Manggarai Timur Butuh Bantuan

Manggarai, OPSI.ID - Warga terdampak gempa bumi yang mengungsi...

Berita Terbaru

Popular Categories