P2K Abdya Diduga Sembrono, Bukan Tugasnya Pastikan Ijazah Palsu

Aceh Barat Daya – Pengguguran terhadap Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) Panto Cut, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dinilai merupakan sikap ceroboh dan sembrono.

Keputusan Panitia Pemilihan Keucik (P2K) yang menggugurkan Balon Kades bernama Khairul Reza merupakan sikap yang salah. Kesalahan itu terletak pada penyimpulan sendiri keabsahan ijazah yang dilampirkan Reza.

Kesalahan lain, P2K desa ini mempermasaalahkan surat berhentinya Khairul Reza dari honorer, surat ini sebenarnya tidak penting dalam syarat pendaftaran Calon Kades. Terlebih, untuk mendaftar cukup hanya dengan ijazah setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) saja.

Faktanya, seharusnya yang memastikan ijazah pendaftar itu palsu atau asli adalah pihak kepolisian. Tugas P2K hanya menerima berkas dan bukan malah capek-capek mengecek keasliannya.

Kabag hukum pemerintahan pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya, Reza membenarkan bahwa tugas P2K bukan memastikan legalitas ijazah, tapi hanya menerima berkas dan memverifikasi kelengkapannnya saja.

“Benar itu bukan tugasnya (P2K), itu tugas kepolisian,” kata Reza, Senin, 14 Februari 2022 di Aceh Barat Daya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Desa Panto Cut, Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Said Fadhli dengan semangatnya mengatakan bahwa telah menggugurkan Balon Kades bernama Khairul Reza untuk kedua kalinya.

Meski mengaku tidak menghambat Khairul Reza maju. Namun, sikap itu diambil karena menurutnya berkas Khairul Reza tidak lengkap dan sesuai aturan harus digugurkan.

Pada Minggu, 13 Februari 2022 ketua P2K ini berkata berkas calon bernama Khairul Reza masih ada kekurangan dan kekurangan berkas yang dimaksudnya ada pada legalisir ijazah D3 yang diduga pihaknya palsu. Selain itu, juga pada surat non aktif dari tenaga kontrak yang juga diduga pihaknya dibuat sendiri.

“Kekuranngannya ada pada legalisir ijazah dan surat nonaktif dari tenaga kontrak, kita menduga itu palsu, sebab harusnya di surat nonaktif ada tertera keterangan dari dinas atau bupati, ini malah tidak ada,” ucapnya.

Pihaknya menduga bahwa ijazahnya palsu sebab terlihat seperti di scan. Apalagi, hasil konfirmasi di LP3I Medan bahwa direktur 1 itu Iswandi bukan Wardayani, karna wardayani menjadi direktur 1 itu pada tahun 2009.

“Hari ini kita meminta keadilan dari pemerintah dan DPR agar melindungi kami dan bukan malah mengintervensi begini. Kami tidak gentar sedikitpun karna kita bekerja sesuai dengan SOP,” tegasnyanya hari itu. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Aktor dan Penyanyi Syakir Daulay Rilis Single Menembus Langit

Jakarta - Syakir Daulay kembali memperlihatkan konsistensinya sebagai musisi...

Manggarai, OPSI.ID - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa...

KPK Beberkan Dasar Dakwaan Yaqut: Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Jakarta, OPSI.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan memiliki...

‎Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, PAM Jaya Kirim 200 Unit Toren Air

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan...

Sembilan Warga Mimika Diduga Disandera KKB

Mimika, OPSI.ID - Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Jozanda...

Stok Makanan Menipis, Pengungsi Gempa Manggarai Timur Butuh Bantuan

Manggarai, OPSI.ID - Warga terdampak gempa bumi yang mengungsi...

27 Kg Sabu Gagal Diedarkan, Polisi Bongkar Modus Sembunyikan Narkoba di Dinding Mobil

Labuhan Batu, OPSI.ID - Polisi menggagalkan upaya pengiriman narkotika...

Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Warga yang Jatuh di Perairan Selayar

Selayar, OPSI.ID - Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi...

Berita Terbaru

Popular Categories