Pesta Babi, Ada Apa dengan Film Dokumenter Karya Dandhy Laksono Ini?

Mengapa Film Ini Kontroversial?

Kontroversi Pesta Babi muncul karena tema Papua masih dianggap sensitif.

Film ini menggunakan istilah seperti “kolonialisme di zaman kita” serta menampilkan kritik terhadap proyek pemerintah di Papua.

Bagi pendukungnya, film tersebut dianggap sebagai bentuk kritik sosial dan upaya membela hak masyarakat adat.

Namun bagi pihak lain, narasi yang dibangun dinilai provokatif dan terlalu politis.

BACA JUGA: Imajinari Umumkan “Pulang Kampung”, Film Musikal Batak Pertama di Indonesia: Judika Sihotang Ikut Ambil Peran

Sejumlah aktivis HAM, lingkungan, dan mahasiswa melihat film ini sebagai ruang diskusi penting mengenai Papua dan isu lingkungan.

Sebaliknya, ada pula yang menilai dokumenter tersebut membawa sudut pandang sepihak dan terlalu keras terhadap pemerintah.

Ironisnya, pembubaran sejumlah pemutaran justru membuat rasa penasaran publik meningkat.

Nama Pesta Babi pun semakin viral di media sosial dan menjadi bahan diskusi nasional.

Secara umum, kontroversi film ini bukan karena unsur vulgar atau horor, melainkan karena muatan politik, lingkungan, dan isu Papua yang diangkat di dalamnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Unit Indie-Pop Bogor, Starrducc Siap Gebrak Panggung Music Lane Festival Okinawa

Jakarta - Industri musik independen tanah air kembali mencatatkan...

Protocol Afro Bungkus Suara Kritis Kepada Sistem di Single Anarki

Jakarta - Industri musik independen Indonesia selalu menarik untuk...

Wantimpres Bukan Sekadar Pengkritik, Ini Kedudukan dan Tugasnya

JAKARTA, Opsi.id  – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) memiliki kedudukan...

Buntut Diusir dari Ruang Sidang, Ahli Relawan Gibran Adukan Wakil Ketua MK dan Hakim ke MKMK

JAKARTA, Opsi.id – Persidangan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

Formasi Laporkan 9 Hakim MK ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jakarta, OPSI.ID - Mahasiswa Indonesia (Formasi) melaporkan sembilan hakim Mahkamah...

Polri Bersama Masyarakat: Ujian Besar Kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto

Oleh: Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia...

Bupati Tolikara Dorong Pengrajin Terus Berinovasi, Karya Lokal Tampil di Kriyanusa 2026

Jakarta, Opsi.id  — Beragam karya kreatif masyarakat Tolikara tampil...

DPRK Tolikara Gelar Sidang Paripurna Pembahasan dan Penetapan APBD Perubahan 2026

Tolikara, Opsi.id - DPRK Tolikara menggelar Rapat Paripurna Pembahasan...

Berita Terbaru

Popular Categories