Mengapa Film Ini Kontroversial?
Kontroversi Pesta Babi muncul karena tema Papua masih dianggap sensitif.
Film ini menggunakan istilah seperti “kolonialisme di zaman kita” serta menampilkan kritik terhadap proyek pemerintah di Papua.
Bagi pendukungnya, film tersebut dianggap sebagai bentuk kritik sosial dan upaya membela hak masyarakat adat.
Namun bagi pihak lain, narasi yang dibangun dinilai provokatif dan terlalu politis.
Sejumlah aktivis HAM, lingkungan, dan mahasiswa melihat film ini sebagai ruang diskusi penting mengenai Papua dan isu lingkungan.
Sebaliknya, ada pula yang menilai dokumenter tersebut membawa sudut pandang sepihak dan terlalu keras terhadap pemerintah.
Ironisnya, pembubaran sejumlah pemutaran justru membuat rasa penasaran publik meningkat.
Nama Pesta Babi pun semakin viral di media sosial dan menjadi bahan diskusi nasional.
Secara umum, kontroversi film ini bukan karena unsur vulgar atau horor, melainkan karena muatan politik, lingkungan, dan isu Papua yang diangkat di dalamnya. []


