Polda Jabar Tahan Bahar Smith, IPM: Bukti Ketegasan Polri Terhadap Pelaku Ujaran Kebencian

Jakarta – Direktur Eksekutif Indonesia Police Monitoring (IPM) Ferdinand Hutahaean menilai penahanan yang dilakukan Polda Jawa Barat (Jabar) terhadap Bahar Smith sudah tepat.

Ferdinand mengatakan, Polri sudah membuktikan bahwa institusi itu tidak seperti penilaian publik netizen belakangan ini. Sebab, Polri tegas dan melakukan proses hukum terhadap para pelaku ujaran kebencian. Salah satunya adalah penetapan Bahar Smith sebagai tersangka dan ditahan oleh Polda Jabar.

Ferdinand menegaskan, penahanan Bahar Smith sudah benar dilakukan sesuai dengan KUHAP dan berdasarkan alasan subjektif maupun objektif pihak kepolisian.

“Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara, dan di mana terlihat selama ini ceramah Bahar Smith cenderung provokatif dan mengulang-ulang ujaran kebencian maka sudah layak dan patut untuk ditahan. Tindakan Polda Jabar menahan Bahar Smith sudah benar, tepat dan sesuai ketentuan,” kata Ferdinand dalam keterangannya, Selasa, 4 Januari 2022.

Hal ini diungkapkan merespons tentang banyaknya bermunculan rasa ragu dari publik terhadap Polri di media sosial.

Dia berpandangan, keraguan itu membawa kesan negatif terhadap institusi Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Yang unik, keraguan ini justru muncul besar dari kalangan yang selama ini terlihat mendukung pemerintah dalam atau yang sering disebut Jokower, sementara keraguan dari pihak oposisi pun muncul meski lebih kecil,” ujarnya.

Lebih lanjut, sambungnya, para pendukung pemerintah juga membawa konotasi negatif kepada institusi kepolisian melalui tagar yang kerap viral di media sosial.

Keraguan itu muncul tak lepas dari penilaian publik terutama netizen pendukung pemerintah karena melihat Polri lembek, tidak keras dan tak tegas terhadap kelompok radikal intoleran.

Sebab, kelompok itu cenderung menyebar ujaran kebencian, permusuhan bahkan berita hoax yang menyerang pemerintah dan lembaga negara seperti lembaga kepresidenan dan TNI.

“Polri dinilai lamban dan terlalu memberi ruang kepada para pelaku ujaran kebencian berbungkus agama tertentu,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Indonesia Police Monitoring (IPM) kembali mengajak seluruh unsur masyarakat agar percaya kepada profesionalisme Polri dan mendukung Polri dalam menegakkan keadilan bagi masyarakat.

“Kami melihat Polri dibawah pimpinan Jend Sigit bukan lembek, tapi lebih kepada menciptakan kultur profesional dalam bekerja, tidak grasa grusu yang berujung pada kesalahan prosedur. Kami apresiasi Polri yang semakin profesional bekerja,” ucap Ferdinand.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menetapkan Bahar Smith alias BS sebagai tersangka kasus penyebaran informasi bohong atau hoaks saat berceramah di Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Pol Arief Rachman mengatakan tim penyidik menemukan dua alat bukti yang sah yang mendukung penetapan BS sebagai tersangka.

“Fakta penyidikan dan pemeriksaan hari ini penyidik mendapatkan dua alat bukti yang sah serta didukung barang bukti. Sehingga penyidik meningkatkan status hukum BS menjadi tersangka,” kata Arief di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin malam, 3 Januari 2022.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Pameran Budaya Pancasila 2026 di Mamuju Resmi Digelar

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Bus Halmahera Terbalik Keluar Tol JMKT, 4 Penumpang Tewas

SERDANG BEDAGAI, Opsi.id  — Satu unit Bus Halmahera BK...

Bali Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving World Series 2026

BALI, Opsi.id  — Musim ke-17 Red Bull Cliff Diving...

Dirreskrimum Polda Sulsel Diganti, Ini Sosok Penggantinya

Makassar, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Djuhandhani...

Reynaldo Bryan Dorong HIPMI Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional

JAMBI, Opsi.id  — Reynaldo Bryan mendorong transformasi Himpunan Pengusaha...

Ariel NOAH Rilis Single Ancika untuk OST Dilan ITB 1997

Jakarta - Ariel NOAH kembali menyapa penggemar dengan karya...

‎Deklarasi Gerakan Pilah Sampah, Pramono Anung Jadikan Rasuna Said Simbol Transformasi Kota

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Pencanangan...

Berita Terbaru

Popular Categories