Polisi Proses Laporan Kasus Edy Mulyadi Hina Kalimantan Tempat Jin Buang Anak

Jakarta – Kepolisian RI (Polri) memproses laporan terkait dengan kasus Edy Mulyadi yang menyebut Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai “tempat Jin buang anak”.

Adapun laporan terhadap Edy Mulyadi dibuat oleh perwakilan Pemuda Lintas Agama Kalimantan Timur bernama Daniel A Sihotang yang melaporkan YouTuber itu ke Polresta Samarinda pada Minggu, 23 Januari 2022.

“Pelaporan terhadap Saudara EM terkait dengan pencemaran nama baik yang terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam hal ini pihak Polda Kaltim telah menerima laporan masyarakat,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 24 Januari 2022.

Menurut Ramadhan, laporan tersebut telah dituangkan dalam laporan polisi dengan nomor polisi LP/B/21/2022/SPKT/Polda Kaltim tanggal 24 Januari 2022 dengan pelapor berinisial STR berasal dari Perpedayak atau Persatuan Pemuda Dayak.

“Pelapor dan teman-teman terdiri atas pemuda lintas agama yang berasal dari GP Ansor, GMKI, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, dan Pemuda Hindu di Provinsi Kalimantan Timur,” kata Ramadhan.

Laporan terhadap Edy Mulyadi terkait dengan pernyataannya yang menyebutkan ibu kota negara (IKN) di Kaltim merupakan tempat jin buang anak.

Salah satu kutipan Edy Mulyadi yang diduga menghina Kaltim di konferensi persnya berbunyi:

“Ini ada sebuah tempat elite, punya sendiri yang harganya mahal, punya gedung sendiri, lalu dijual, pindah ke tempat jin buang anak (IKN baru).”

Edy Mulyadi juga dilaporkan di wilayah Polda Sumatera Utara, Sulawesi Utara. Namun, Ramadhan mengatakan bahwa laporan yang di-update adalah di Polda Kalimantan Timur.

“Sementara update-nya yang sudah dituangkan di Polda Kaltim,” kata Ramadhan.

Sebelumnya, Edy Mulyadi mengklarifikasi pernyataan menyoal “Kalimantan tempat jin buang anak”. Hal itu disampaikan Edy saat menyatakan penolakannya atas pemindahan IKN dari DKI Jakarta ke Kaltim. Belakangan, Edy meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.

Edy berkilah, pernyataannya ihwal “Kalimantan tempat jin buang anak” hanyalah sebuah istilah untuk menggambarkan tempat yang jauh nan terpencil.

“`Tempat jin buang anak` itu hanya istilah untuk menggambarkan tempat yang jauh, terpencil,” kata Edy dalam klarifikasinya kepada wartawan, dikutip Opsi, Senin, 24 Januari 2022.

Edy memandang `tempat jin buang anak` sebagai istilah biasa dan umum, khususnya di DKI Jakarta. Namun, dia meminta maaf atas segala kegaduhan yang terjadi.

“Saya minta maaf sedalam-dalamnya kalau itu dianggap salah saya minta maaf. Saya minta maaf kalau itu dianggap melukai masyarakat Kalimantan,” ucap Edy. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Menilik Lagu Dewasaku Membanggakanmu dari Lindee Cremona

Jakarta – Penyanyi muda Lindee Cremona kembali hadir dengan...

Akan Dihadiri 4 Menteri, 3 Ribu Kader akan Ramaikan Pelantikan Golkar Sulsel

Makassar, OPSI.ID - Pelantikan 198 pengurus DPD I Partai...

Tiga Distrik di Tolikara Gelar Syukuran atas Penugasan Plt Kepala Distrik, Masyarakat Diajak Jaga Kebersamaan

TOLIKARA, Opsi.id  – Pemerintah Distrik Kagime, Nugawi, dan Airgaram,...

Wakil Ketua DPRD Frengki Boy Saragih Sosialisasi Perda Ruang Terbuka Hijau di Gurilla

Pematangsiantar - Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar Frengki Boy Saragih,...

Natania Karin Luncurkan Album Kedua Berjudul Siluet Kita Berjalan dan Menjauh

Jakarta - Setelah penantian selama lima tahun pasca peluncuran...

Kreator Konten MICUTE Rilis Single Perdana Mau Coba Balikan

Jakarta - Nama MICUTE yang selama ini dikenal luas...

BP Tapera Perkuat Sinergi dengan Bappenas dan Kementerian PKP, Gaspol Program 3 Juta Rumah

Jakarta — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

ITPLN Gandeng Puluhan Mitra Strategis, Tingkatkan Mutu Pendidikan

‎Jakarta — Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjalin kolaborasi besar...

Berita Terbaru

Popular Categories