Prabowo Ungkap Rahasia Perang: “Kalau Tidak Ada Beras, Tentara pun Susah Beroperasi”

Bagi Prabowo, ini bukan teori. Ini pengalaman. Ia mengenang masa-masa latihan militer di desa-desa terpencil.

Ketika rakyat kampung keluar rumah membawakan makanan untuk para prajurit, meski hidup mereka sendiri jauh dari cukup.

“Mereka punya pisang, pisang dikasih. Mereka punya ubi, ubi dikasih. Mereka punya tiwul, tiwul dikasih,” kenangnya dikutip Minggu (17/5/2026).

Dari pengalaman itulah ia memahami sesuatu yang sering dilupakan para pengambil kebijakan. Petani dan nelayan bukan sekadar pelaku ekonomi.

Mereka adalah garda terdepan pertahanan bangsa, jauh sebelum ada tentara yang bisa bertempur.

Apresiasi yang Terlambat, tapi Lebih Baik Daripada Tidak

Indonesia selama puluhan tahun memperlakukan petani sebagai kelompok yang perlu dibantu. Bukan kelompok yang perlu dihormati.

Subsidi datang dan pergi. Harga gabah naik-turun. Alih fungsi lahan terus berjalan.

Prabowo mengakui peran strategis itu secara terbuka.

“Para petani dan para nelayan adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” katanya.

Ia juga memuji tim pangan dan pertanian yang menurutnya bekerja keras di balik layar.

“Saya terima kasih, tim pertanian, tim pangan saya sangat baik, sangat kuat,” ujarnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Krisis Identitas Musik Makassar, Saat Selera Lokal Tergerus Tren

MAKASSAR, OPSI.ID -- Panggung musik di Kota Makassar dinilai...

Akal-Akalan Provider Internet: Kuota Sudah Dibayar, Mengapa Masih Boleh Hangus?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Sambut Konser 30 Tahun UNGU, Vedra dan Gerald Rilis Ulang Lagu Tercipta Untukku

Jakarta - Lagu ikonis milik grup musik Ungu, "Tercipta...

Duovertime Angkat Dinamika Dunia Kerja Modern di Single Ga Pernah End

Jakarta - Dinamika kehidupan profesional di perkotaan sering kali...

Menteri PKP Maruarar Sirait Genjot Kinerja BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar...

KAI Properti Sulap Aset Seluas 2.500 Meter Persegi di Jakpus Menjadi Lapangan Padel

Jakarta – KAI Properti mengembangkan aset di Jalan Ir....

Downgrade Kelas Menengah: Gaji Mengecil, Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Perlu Segera Diperbaiki

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

‎Global Pals ITPLN, Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia

‎Jakarta – Institut Teknologi PLN (ITPLN) meluncurkan ITPLN Global...

Berita Terbaru

Popular Categories