Jakarta – Gubernur DKI Jakarta terus memantau intensif perkembangan situasi demonstrasi yang berlangsung di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.
Ia menilai aksi yang sempat dikhawatirkan menimbulkan gangguan keamanan tersebut, sejauh ini berlangsung secara demokratis dan tertib.
Menurut dia, sejauh ini situasi di lapangan berjalan tidak anarkis, termasuk diterimanya sejumlah perwakilan demonstran oleh pimpinan DPR RI.
”Saya terus memantau perkembangan yang ada dan alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan tertib,” ujar Pramono.
Ia juga mengetahui soal proses penerimaan perwakilan demonstran oleh pimpinan DPR RI. Salah satu isu utama yang dibahas adalah tuntutan massa terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dapat diselesaikan pada Desember 2026.
”Saya juga mengikuti ketika para pedemo diterima oleh pimpinan DPR RI. Termasuk hal yang menjadi materi utama dalam demo tersebut, hal yang berkaitan dengan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset, disampaikan akan diselesaikan pada bulan Desember 2026,” kata Pramono Anung dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026.
Pramono menilai adanya ruang dialog antara demonstran dan pimpinan DPR menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi masyarakat berjalan baik melalui mekanisme demokrasi yang sehat.
”Sehingga dengan demikian menunjukkan iktikad dan juga hal yang baik bahwa demo yang dikhawatirkan oleh banyak orang ternyata berlangsung sangat demokratis dan baik dan saya mengapresiasi untuk itu,” ujarnya.
Pramono Bantah CCTV Jakarta Smart City Tak Bisa Diakses
Di sisi lain, Pramono turut menanggapi persoalan akses kamera pengawas atau CCTV Jakarta Smart City yang disebut tidak dapat diakses saat aksi berlangsung.
Ia membantah adanya gangguan akses dan memastikan sistem tersebut tetap dapat digunakan untuk memantau kondisi di lapangan.
”Bisa diakses. Bisa diakses,” tutur Pramono.
Ia mengatakan pemantauan kondisi demonstrasi di Jakarta, tetap dapat dilakukan melalui sistem pemantauan yang tersedia.
Menurut politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) itu, pemantauan melalui CCTV menjadi salah satu cara pemerintah dalam memastikan perkembangan situasi di lapangan tetap terpantau secara real time.
”Kalau enggak, dari mana kita bisa memantau?” kata Pramono.
Pramono amat mengapresiasi kondisi aksi unjuk rasa yang menurutnya berlangsung kondusif. Ia berharap situasi tersebut dapat terus dipertahankan hingga seluruh rangkaian demonstrasi berakhir.
”Di luar hal yang sempat dikhawatirkan ternyata berlangsung sangat baik dan sebagai Gubernur Jakarta saya menyampaikan terima kasih, apresiasi dan sekaligus mari ini kita jaga bersama,” tutur Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. []

