Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aspek keamanan menjadi prioritas dalam pembangunan kereta LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai yang saat ini tengah dikebut.
”Keamanan untuk LRT, MRT itu top priority,” kata Pramono Anung kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 13 Mei 2026.
Pramono menargetkan, operasional LRT Jakarta dapat rampung sepenuhnya pada Agustus 2026.
”Sebenarnya bukan dikebut karena memang harus selesai pada bulan Agustus nanti sudah full operasi bisa melayani masyarakat dan itu memang sudah ditetapkan,” ucap eks Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) ini.
Pramono mengungkapkan, saat ini proses uji coba operasional sudah mulai dilakukan untuk memastikan seluruh sistem berjalan aman sebelum digunakan masyarakat.
”Nah yang namanya commissioning itu kan uji coba, dalam uji coba ada yang rangkaiannya berapa, headway-nya berapa, itulah yang dilakukan sekarang. Harapan saya nanti Agustus begitu diresmikan akan beroperasi sepenuhnya,” tuturnya.
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B diketahui mulai dikerjakan sejak Oktober 2023. Proyek ini merupakan kelanjutan dari Fase 1A dengan rute Pegangsaan Dua-Velodrome.
Jika seluruh proyek rampung, jalur LRT Jakarta akan membentang sepanjang 12,2 kilometer dari Pegangsaan Dua hingga Manggarai.
Pada fase 1B ini, terdapat lima stasiun baru yang akan dibangun, yakni Stasiun Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan berakhir di Stasiun Manggarai.
Stasiun Manggarai nantinya menjadi titik integrasi transportasi yang menghubungkan LRT Jakarta dengan layanan KAI Commuter Line, Transjakarta, hingga kereta api jarak jauh. []

