PT TPL Dituduh Tutup Akses ke Pemakaman Warga di Toba

Toba- Seorang warga Desa Parbulu, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Sumatra Utara, Faber Manurung mengunggah sebuah video yang menunjukkan PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) menembok lahan yang membuat warga tak bisa masuk ke pemakaman milik warga.

Faber selain warga di sana, juga merupakan seorang pendeta HKBP yang sekian lama terus melakukan perlawanan terhadap PT TPL yang dia tuduh mencaplok lahan adat mereka dan juga merusak lingkungan.

“Dalam video kelihatan, bagaimana PT Toba Pulp Lestari menembok paksa pemakaman khusus kampung Parbulu. Warga Parbulu tertutup aksesnya ke tanah adat pekuburan. Saya harus berteriak kencang dan berdebat ke Satuan Pengamanan PT TPL, karena saya terhalang untuk berziarah melihat almarhum adek saya Saut Manurung yang dimakamkan di Wakaf Parbulu sekitar 15 tahun lalu,” tulis Faber di akun YouTube miliknya yang juga mengunggah video berdurasi 1 menit 33 detik, pada 28 November 2021.

Dia menyebut, tanah wakaf menyatu dengan tanah adat kampung Parbulu yang dimulai dari areal nursery, memanjang ke gedung graha, perumahan town side B, perumahan manajer dan ke bawahnya, terhitung keseluruhannya sekitar 20 hektare.

“Saya sebagai saksi hidup dari keturunan Keluarga Ompu Sinta Manurung yang paling sulung di kampung Parbulu, atas berdirinya PT TPL, dengan tegas menyatakan, tidak pernah melihat apalagi melakukan transaksi jual beli tanah di  Parbulu. Oleh karena pihak PT TPL, sejak awal hanya berurusan dengan keluarga paling sulung Keturunan Ompu Sinta Manurung di Kampung Parbulu,” katanya. 

Namun sudah melihat penembokan dan pemagaran atas tanah adat Parbulu sambung Faber, terlihat kekejaman dan penindasan PT TPL terhadap rakyat yang melanggar hak-hak asasi manusia dan merampas tanah adat keturunan Ompu Sinta Manurung yang ada di Desa Banjarganjang, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba.

 

“Kami sudah berjuang dan mengadukan ke seluruh instansi pemerintah selama 20 tahun ini, dan semakin gencar berjuang empat tahun terakhir ini. Namun keadilan dan pengembalian hak hidup dan tanah adat Parbulu, tidak kunjung dikembalikan. Pemerintah masih menutup mata terhadap rakyat kecil. Hukum dan keadilan tidak ditegakkan, dan tumpul kepada PT TPL, yang telah merampas tanah adat Parbulu,” katanya. 

 

Dikatakannya, bukti makam di Kampung Parbulu sudah menunjukkan identitas tanah adat yang sama legalnya dengan sertifikat dan PT TPL adalah pendatang yang telah merampok tanah Parbulu.

 

“Bapak ibu yang ada di seluruh penjuru dunia, mohon disebarkan fakta dan video ini, mari membantu selamatkan tanah adat dan hak asasi manusia, terutama memuliakan Tuhan yang telah menciptakan manusia dan menjunjung tinggi hak kemanusiaan yang Tuhan berikan dan ciptakan,” tandasnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Slowdive hingga Caribou Bakal Manggung di Joyland Sessions 2026

Jakarta - Promotor penyelenggara Plainsong Live secara resmi merilis...

Unit Indie-Pop Bogor, Starrducc Siap Gebrak Panggung Music Lane Festival Okinawa

Jakarta - Industri musik independen tanah air kembali mencatatkan...

Protocol Afro Bungkus Suara Kritis Kepada Sistem di Single Anarki

Jakarta - Industri musik independen Indonesia selalu menarik untuk...

Wantimpres Bukan Sekadar Pengkritik, Ini Kedudukan dan Tugasnya

JAKARTA, Opsi.id  – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) memiliki kedudukan...

Buntut Diusir dari Ruang Sidang, Ahli Relawan Gibran Adukan Wakil Ketua MK dan Hakim ke MKMK

JAKARTA, Opsi.id – Persidangan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

Formasi Laporkan 9 Hakim MK ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jakarta, OPSI.ID - Mahasiswa Indonesia (Formasi) melaporkan sembilan hakim Mahkamah...

Polri Bersama Masyarakat: Ujian Besar Kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto

Oleh: Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia...

Bupati Tolikara Dorong Pengrajin Terus Berinovasi, Karya Lokal Tampil di Kriyanusa 2026

Jakarta, Opsi.id  — Beragam karya kreatif masyarakat Tolikara tampil...

Berita Terbaru

Popular Categories