News Jum'at, 11 Februari 2022 | 13:02

Kementerian ESDM Pastikan Jangan Sampai Listrik di Sirkuit Mandalika Biarpet

Lihat Foto Kementerian ESDM Pastikan Jangan Sampai Listrik di Sirkuit Mandalika Biarpet Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: Twitter)
Editor: Tigor Munte

Jakarta - Balapan MotoGP 2022 segera dimulai di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Diawali sesi pramusim pada 11-13 Februari 2022. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan listrik tercukupi dan andal.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu dalam keterangan resminya mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan semua hal teknis agar tidak terjadi biarpet dalam event olahraga internasional tersebut.

Jisman Hutajulu berharap PLN lebih intensif berkoordinasi dengan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku penyelenggara, dan semua pihak yang terlibat guna memastikan suplai listrik pada seluruh kawasan Mandalika dilayani dengan andal.

“PLN juga agar memastikan kelayakan seluruh instalasi listrik sebelum dioperasikan,” ujar Jisman, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet pada Jumat, 11 Februari 2022.

Jisman mengaku pihaknya sudah berkunjung langsung ke Sirkuit Mandalika pada 2-4 Februari 2022. Jisman dan tim menyaksikan langsung skema kelistrikan dan skenario zero down time (ZDT) yang telah disiapkan PLN. 

BACA JUGA: Dirut Pertamina: MotoGP Mandalika Disiarkan di 200 Negara

Pihaknya bahkan inspeksi lebih detail pada instalasi tenaga listrik yang memasok ke Sirkuit Mandalika, serta uji kesiapan back up menggunakan genset dan uninterruptible power supply (UPS).

Jisman pun mengapresiasi skema ZDT yang disematkan PLN NTB. Skema ini mengedepankan layanan listrik yang andal yang menjamin suplai listrik aman dengan skenario berlapis yang didukung komponen teknologi memadai.

Untuk ajang dunia ini, PLN akan menyuplai sirkuit melalui tiga jalur utama, yakni dua jalur dari Gardu Induk (GI) Kuta dan satu jalur dari GI Sengkol. Dua jalur Saluran Kabel Tegangan Menengah sepanjang 1.485 kms dari GI Kuta dan satu jalur sepanjang 13.8 kms dari GI Sengkol telah selesai terbangun.

PLN juga menyiapkan peralatan pendukung yakni genset 18 unit, UPS mobile 19 unit, trafo 11 unit, dan Automatic Transfer Switch (ATS) 16 unit. 

Terkait personel dan sarana, telah disiapkan 104 petugas piket, 280 personel pelayanan teknik, 47 unit mobil, dan 12 unit motor. []

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya