Profil Shin Tae-yong
Shin Tae-yong merupakan salah satu pelatih sepak bola paling berpengaruh di Asia. Dikenal karena kemampuannya membangun tim muda dan melakukan transformasi jangka panjang.
Nama lengkap: Shin Tae-yong
Lahir: 11 Oktober 1970
Tempat lahir: Yeongdeok, Korea Selatan
Kebangsaan: Korea Selatan
Posisi saat bermain: Gelandang serang
Lisensi kepelatihan: AFC Pro License
Karier Sebagai Pemain
Shin menghabiskan sebagian besar kariernya bersama klub Korea Selatan, Seongnam FC (dahulu Seongnam Ilhwa Chunma).
Sebagai pemain, ia dikenal sebagai gelandang kreatif dengan kemampuan mencetak gol dan menjadi salah satu pemain terbaik Liga Korea pada era 1990-an.
Karier Kepelatihan
Seongnam FC
Karier kepelatihannya melejit saat menangani Seongnam. Bersama klub tersebut, ia berhasil meraih gelar:
Liga Champions Asia 2010
Piala FA Korea Selatan 2011
Timnas Korea Selatan
Puncak karier Shin di level internasional terjadi saat menangani Korea Selatan pada Piala Dunia 2018.
Ia mencatat kemenangan bersejarah 2-0 atas juara dunia bertahan, Jerman, yang membuat Jerman tersingkir di fase grup untuk pertama kalinya dalam sejarah modern Piala Dunia.
Bersama Timnas Indonesia (2020–2025)
Karier Shin semakin dikenal publik Indonesia ketika dipercaya menangani Timnas Indonesia.
Baca juga: Bawa Indonesia ke Final Piala AFF, Pelatih Shin Tae-yong Joget Kegirangan
Sejumlah pencapaiannya antara lain:
- Runner-up Piala AFF 2020
- Lolos Piala Asia 2023
- Lolos babak 16 besar Piala Asia 2023 (pertama kali dalam sejarah Indonesia)
- Semifinalis Piala Asia U-23 2024
- Lolos putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia
- Lolos Piala Asia 2027
- Meningkatkan ranking FIFA Indonesia dari sekitar peringkat 170-an ke kisaran 120-an dunia
Meski tidak mempersembahkan trofi mayor, Shin dianggap berhasil mengubah mentalitas, disiplin, dan kualitas permainan tim nasional Indonesia.
Gaya Melatih
Shin Tae-yong dikenal dengan disiplin tinggi, latihan fisik yang keras, mengutamakan pemain muda, permainan cepat dan agresif, dan transisi menyerang yang efektif.
Karena pendekatannya yang tegas, ia dijuluki banyak pendukung Indonesia sebagai pelatih yang berhasil mengubah budaya kerja tim nasional. []


