Rupiah Sempat Tembus Rp17.900, Ditutup Melemah ke Level Rp17.845 per Dollar AS

Meningkatnya ketegangan geopolitik tersebut mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia.

Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) bahkan disebut bergerak mendekati level 96 dollar AS per barel.

Kenaikan harga minyak dinilai berpotensi meningkatkan inflasi global, termasuk di Amerika Serikat.

Situasi itu memperbesar ekspektasi pasar. Bahwa bank sentral AS atau Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.

Ibrahim juga menyoroti pernyataan Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis, Neel Kashkari.

Dia menegaskan bahwa kekhawatiran utama The Fed saat ini masih terfokus pada inflasi dibanding pelemahan pasar tenaga kerja.

Penguatan dollar AS akibat ekspektasi suku bunga tinggi tersebut kemudian memberikan tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Sementara dari dalam negeri, Ibrahim menilai tekanan terhadap rupiah dipicu tingginya kebutuhan dollar AS untuk impor minyak.

Pembayaran dividen perusahaan, serta kewajiban utang luar negeri yang jatuh tempo.

Ia juga melihat adanya perpindahan dana masyarakat ke instrumen valuta asing di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar.

Selain faktor ekonomi, sentimen investor disebut turut dipengaruhi berbagai isu tata kelola program pemerintah yang memunculkan kekhawatiran di pasar keuangan.

Baca juga: Ekonom Kritik Tajam Kebijakan Pemerintah Prabowo dan BI Imbas Rupiah Terpuruk

“Sentimen pasar juga dipengaruhi berbagai isu domestik yang dinilai menambah tekanan terhadap kepercayaan investor,” katanya.

Meski demikian, pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini dinilai masih lebih baik.

Dibanding perkiraan sebelumnya yang sempat diproyeksikan mendekati level Rp17.900 per dollar AS.

Untuk perdagangan Jumat (29/5/2026), Ibrahim memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut.

Berpotensi mendekati level Rp18.000 per dollar AS apabila sentimen global belum mereda. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

CUAN.AI, Inovasi Mahasiswa ITPLN Raih Juara 2 Nasional

Jakarta – Tim Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Institut...

Slowdive hingga Caribou Bakal Manggung di Joyland Sessions 2026

Jakarta - Promotor penyelenggara Plainsong Live secara resmi merilis...

Unit Indie-Pop Bogor, Starrducc Siap Gebrak Panggung Music Lane Festival Okinawa

Jakarta - Industri musik independen tanah air kembali mencatatkan...

Protocol Afro Bungkus Suara Kritis Kepada Sistem di Single Anarki

Jakarta - Industri musik independen Indonesia selalu menarik untuk...

Wantimpres Bukan Sekadar Pengkritik, Ini Kedudukan dan Tugasnya

JAKARTA, Opsi.id  – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) memiliki kedudukan...

Buntut Diusir dari Ruang Sidang, Ahli Relawan Gibran Adukan Wakil Ketua MK dan Hakim ke MKMK

JAKARTA, Opsi.id – Persidangan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

Formasi Laporkan 9 Hakim MK ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jakarta, OPSI.ID - Mahasiswa Indonesia (Formasi) melaporkan sembilan hakim Mahkamah...

Polri Bersama Masyarakat: Ujian Besar Kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto

Oleh: Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia...

Berita Terbaru

Popular Categories