Spanyol vs Cape Verde: Raksasa Eropa Hadapi Debutan Nekat di Piala Dunia 2026

Tiga pertandingan lainnya tersaji pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. 

Berdasarkan simulasi statistik yang dilakukan Opta, laga Belgia kontra Mesir diperkirakan menjadi pertandingan paling ketat, sementara Uruguay dan Iran lebih difavoritkan meraih kemenangan atas lawan masing-masing.

Belgia menghadapi Mesir dalam laga yang diprediksi berlangsung sangat sengit. Dari 25.000 simulasi yang dilakukan Opta, Belgia hanya sedikit lebih unggul dengan peluang kemenangan 37,2 persen.

Sementara itu, Mesir memiliki peluang menang sebesar 35,5 persen, sedangkan hasil imbang muncul dalam 27,3 persen simulasi.

Statistik tersebut menunjukkan tidak ada jarak yang signifikan antara kedua tim. Satu gol diperkirakan bisa menjadi penentu hasil pertandingan.

Belgia juga datang dengan beban tersendiri. Setan Merah ingin menghapus kenangan buruk Piala Dunia 2022 di Qatar ketika gagal lolos dari fase grup. 

Sebelumnya, Belgia sempat mencatat prestasi gemilang dengan finis di posisi ketiga pada Piala Dunia 2018 di Rusia.

Pada laga lain, Uruguay diunggulkan saat menghadapi Arab Saudi.

Kedua tim pernah bertemu satu kali di Piala Dunia, yakni pada edisi 2018. Saat itu Uruguay menang tipis 1-0. Mereka juga pernah bertemu dalam laga persahabatan pada 2014 yang berakhir imbang 1-1.

Baca juga: Jepang Bangkit Dua Kali, Tahan Imbang Belanda 2-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Berdasarkan simulasi Opta, Uruguay meraih kemenangan dalam 64,7 persen simulasi. Arab Saudi hanya memenangkan 13,9 persen simulasi, sementara peluang hasil imbang berada di angka 21,4 persen.

Meski demikian, persiapan Uruguay sempat terganggu akibat masalah perjalanan menuju Amerika Serikat.

Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF) mengungkapkan penerbangan charter yang membawa tim dari Cancun, Meksiko, mengalami kendala perizinan sehingga keberangkatan harus ditunda.

Akibatnya, skuad Uruguay baru dijadwalkan tiba di Florida Selatan sekitar sehari sebelum pertandingan berlangsung.

Iran juga lebih diunggulkan saat menghadapi Selandia Baru dalam pertandingan Grup D.

Kedua negara baru dua kali bertemu sebelumnya dan belum pernah berhadapan dalam pertandingan kompetitif.

Pertemuan pertama pada 1973 berakhir tanpa gol di Selandia Baru. Tiga dekade kemudian, Iran menang 3-0 di Teheran berkat dua gol Ali Karimi dan satu gol Hossein Kaebi.

Dalam simulasi Opta, Iran memenangkan 53,8 persen pertandingan. Selandia Baru hanya meraih kemenangan dalam 20,4 persen simulasi, sedangkan peluang imbang mencapai 25,8 persen.

Meski lebih diunggulkan, Iran diperkirakan tetap akan menghadapi perlawanan ketat dari Selandia Baru yang berusaha mencuri poin penting pada laga pembuka mereka di turnamen ini. []

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Perkuat Eksistensi di Industri Musik, Igan Baswara Rilis Single Ikut Aku Pulang

Jakarta - Lanskap industri musik Indonesia kembali kedatangan karya...

PSIM Yogyakarta Pecat Pelatih Jean-Paul van Gastel, Ini Penyebabnya

Yogyakarta, OPSI.ID - PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri kerja sama...

Menteri PKP Maruarar Sirait Apresiasi BNI Percepat Penyaluran KPR FLPP Rumah Subsidi

Jakarta – Bank Negara Indonesia (BNI) mempercepat penyaluran Kredit...

Dorong PT 5 Persen, Sekjen Golkar Fokus Tambah Kursi DPR Dibanding Menang Pemilu 2029

Makassar, OPSI.ID - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muh Sarmuji...

Aksi Prajurit TNI di Makassar Bagi-bagi Masker Gratis ke Warga

MAKASSAR – Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1408/Makassar turun...

Dosen ITPLN Suroso Isnandar Jadi Dirut Baru PLN, Ini Harapan Kampus

Jakarta – Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN) Prof. Dr....

Berita Terbaru

Popular Categories