Sri Mulyani Siapkan Rp414 T untuk Pemulihan Ekonomi 2022, Berikut Rinciannya

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggaran Rp414 triliun untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun depan dalam rangka tetap membantu masyarakat dan dunia usaha agar bertahan di tengah pandemi Covid-19.

“Untuk 2022 kita tetap melakukan PC-PEN sebesar Rp414 triliun. Terdiri dari area kesehatan, perlindungan masyarakat dan penguatan pemulihan ekonomi,” katanya dalam Kongres AAIPI Tahun 2021 di Jakarta, dikutip Opsi, Rabu, 24 November 2021.

Sri Mulyani menyebutkan fokus dari program PEN tahun depan meliputi bidang kesehatan dengan anggaran Rp117,9 triliun. Ada juga untuk perlindungan masyarakat Rp154,8 triliun dan penguatan pemulihan ekonomi Rp141,4 triliun.

Ia menjelaskan untuk anggaran bidang kesehatan Rp117,9 triliun dan perlindungan masyarakat Rp154,8 triliun masih akan disesuaikan seiring perkembangan penanganan Covid-19.

Sementara untuk anggaran penguatan pemulihan ekonomi sebesar Rp141,4 triliun merupakan tagging atas program eksisting pada Kementerian/Lembaga (K/L), TKDD dan pembiayaan yang angkanya masih bersifat sementara dan dalam proses koordinasi.

Anggaran bidang kesehatan sebesar Rp117,9 triliun dialokasikan untuk testing, tracing, dan treatment, termasuk perawatan pasien Covid-19 dengan skema cost sharing bersama BPJS. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk pemberian insentif tenaga kesehatan di tingkat pusat dan daerah.

Anggaran Vaksinasi

Kemudian juga digunakan untuk vaksinasi. Yakni pengadaan vaksin baik dari pemerintah maupun mandiri, insentif perpajakan vaksin, penanganan kesehatan lainnya di daerah serta antisipasi kesehatan lainnya.

Pos perlindungan masyarakat sebesar Rp154,8 triliun mencakup berbagai program bantuan sosial. Di antaranya PKH untuk 10 juta KPM, Kartu Sembako untuk 18,8 juta KPM, dan Kartu Prakerja bagi 2,9 juta peserta. Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk jaminan kehilangan pekerjaan, BLT Desa, serta antisipasi pelunasan program perlinsos lainnya.

Terakhir, alokasi penguatan pemulihan ekonomi sebesar Rp141,4 triliun mencakup berbagai program strategis. Di antaranya pembangunan infrastruktur konektivitas, pariwisata dan ekonomi kreatif, ketahanan pangan, serta ICT dan kawasan industri. Selain itu, dana juga dialokasikan untuk investasi pemerintah, insentif perpajakan, serta dukungan bagi UMKM, korporasi, dan BUMN.

“Sama seperti 2021 kita berharap pengelola anggaran di K/L dan pemerintah daerah harus tetap memiliki fleksibilitas. Artinya kita tetap berjaga-jaga COVID-19 tidak akan meningkat lagi. Sehingga kegiatan masyarakat, sosial, ekonomi dan keuangan bisa berjalan,” kata Sri Mulyani. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Pdt Lindu Tambunan Resmi Dilantik Jadi Bishop HKIP Periode 2026-2031

PEMATANGSIANTAR, Opsi.id – Pdt Lindu Tambunan STh MM resmi...

Kukuhkan IAS, Sekjen Golkar Minta Naikan Perolehan Kursi Legislatif di Pemilu 2029

Makassar, OPSI.ID - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muh Sarmuji...

Polres Maros Gencarkan Patroli Malam, Sasar Kejahatan Jalanan dan Geng Motor

Maros, OPSI.ID - Polres Maros mengintensifkan Operasi Cipta Kondusif...

Satuan Hardcore Stepforward Rilis Video Musik Single Camkan Memarku

Jakarta - Setelah tiga dekade malang melintang di kancah...

Bertransisi Jadi Solois, HAIRUL Rilis Single Dibuat Kamu

Jakarta - Peta industri musik pop Indonesia kembali kedatangan...

OJK Apresiasi Bank Jakarta: Dorong Inklusi Keuangan dalam FinFest 2026

Jakarta - Penyelenggaraan perdana ajang Jakarta Financial Festival (FinFest)...

Berita Terbaru

Popular Categories