Dini diketahui merupakan istri siri tersangka, sedangkan AGF adalah anak Dini dari hubungan sebelumnya.
Ibu dan anak tersebut dilaporkan hilang sejak 20 September 2026. Sebelum menghilang, keduanya disebut berencana merayakan ulang tahun AGF dengan berwisata ke Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan.
Hasil penyelidikan polisi mengarah pada dugaan bahwa Dini dibunuh di sebuah hotel di Kota Madiun. Sementara itu, AGF diduga dibunuh beberapa jam kemudian di dalam kendaraan.
Polisi juga mengungkap dugaan upaya tersangka untuk menghilangkan jejak dengan membakar jasad kedua korban menggunakan tungku buatan.
Sisa pembakaran kemudian diduga dihancurkan menggunakan mesin, lalu dibakar kembali sebelum materialnya dibuang ke sungai.
Saat ini, Dwi Bagus menjalani proses hukum di Ditreskrimum Polda Jawa Timur atas dugaan pembunuhan berencana terhadap kedua korban. []


