Tito Karnavian Ancam Keras Kepala Daerah yang Tak Mau Berinovasi

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan teguran keras kepada Kepala Daerah yang tidak mau membawa daerah pimpinannya berinovasi. Ia juga mengancam bakal memublikasikan teguran tersebut ke muka publik.

Hal itu diungkapkan Tito seiring rencananya menerjunkan tim pemantau ke lapangan guna mencari akar permasalahan dari daerah-daerah yang dinilai kurang berinovasi.

“Kita ingin tahu problemnya apa, problemnya karena masalah person-nya, leadership, atau karena ada masalah sistem, atau masalah hambatan-hambatan lain, kita ingin tahu dulu,” ujar Tito Karnavian, dikutip Opsi pada Kamis, 30 Desember 2021.

Tim Pemantau, kata Tito, terdiri dari sejumlah komponen Kemendagri, seperti Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah, Inspektorat Jenderal (Itjen), dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang).

Tito mengancam akan memublikasikan kepada publik jika hambatan yang ditemukan adalah karena kepala daerahnya yang tak mau berinovasi. Mendagri juga akan memberikan teguran tertulis kepada kepala daerah yang tidak bisa berinovasi.

“Dan surat teguran itu kita umumkan ke publik lagi, itu salah satunya (caranya),” kata dia.

Diberitakan sebelumnya,  Tito Karnavian berencana menerjunkan tim untuk memantau pemerintah daerah yang dinilai kurang inovatif.

Hal itu dilakukan menyusul sejumlah temuan adanya beberapa daerah yang kurang berinovasi, bahkan inovasinya tidak bisa diukur.

Tito menilai, kunci keberhasilan otonomi daerah terletak pada leadership, kemampuan kepala daerah dalam melakukan terobosan, dan inovasi guna menyejahterakan masyarakat.

Baca juga:  Mendagri Tito Karnavian Terjunkan Tim Pemantau Daerah Kurang Inovatif

Baca juga:   Mendagri Tegur Pemda dengan Realisasi APBD Rendah

Karena itu, dia mengaku prihatin apabila ada daerah yang kurang inovatif, bahkan tak bisa diukur inovasinya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Berita Terbaru

Popular Categories