Wapres: Paham Radikal Merusak Kehidupan Bangsa Ini

Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan radikalisme, ekstremisme, dan terorisme harus dicegah bersama-sama oleh seluruh pihak, baik ulama maupun masyarakat, sehingga tidak merusak kehidupan bangsa Indonesia.

“Kita memahami bahwa paham radikal dapat memicu munculnya ekstremisme dan terorisme, yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa ini. Ini harus kita cegah bersama,” kata Wapres pada Halakah Kebangsaan I yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET-MUI) melalui konferensi video dari Jakarta, dikutip Opsi, Kamis, 27 Januari 2022.

Kemudian pencegahan radikalisme, lanjut Wapres, tidak dapat hanya mengandalkan peran para ulama. Seluruh elemen masyarakat di berbagai kalangan harus bekerja sama dalam mencegah penyebaran paham tersebut.

“Tentu ulama tidak bisa berjuang sendiri. Peran keluarga, guru, dan masyarakat luas sangat penting dalam upaya kolaborasi mencegah masuk dan menyebarnya paham radikal dan terorisme,” katanya.

Pemerintah juga memperkuat penanggulangan radikalisme, ekstremisme, dan terorisme melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024.

“Perpres ini menjadi acuan kita bersama untuk memperkuat kolaborasi antara K/L, pemda, para ulama maupun ormas Islam, termasuk BPET-MUI, guna mencegah dan menanggulangi paham radikal-terorisme,” katanya.

Wapres juga mengimbau seluruh pemuka lintas agama di berbagai daerah untuk mengutamakan narasi kerukunan dalam ceramah agama yang mereka sampaikan. Hal itu dapat menjaga toleransi dan mewujudkan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

“Yang perlu dijaga juga adalah cara-cara penyiaran agama dari masing-masing agama. Hendaknya menggunakan narasi kerukunan yang sejuk dan damai, bukan narasi konflik yang mengakibatkan terjadinya kebencian dan permusuhan antarpemeluk agama,” ujar Wapres. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Berita Terbaru

Popular Categories