Wibi Andrino Tertarik Bayar Naming Rights Halte Gondangdia NasDem Semisal Dapat Lampu Hijau dari Gubernur Pramono

Jakarta – Ketua DPW NasDem DKI, Wibi Andrino, memberi sinyal ketertarikan untuk memberi penamaan Halte Gondangdia NasDem. Hal ini menyusul kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mengizinkan partai politik mengajukan naming rights pada fasilitas transportasi publik. Kebijakan tersebut membuka peluang kerja sama penamaan di halte hingga stasiun di Jakarta.

Wibi yang merupakan Wakil Ketua DPRD DKI itu mengaku bersedia membayar. Ia menyatakan akan mengikuti mekanisme yang berlaku sebagaimana yang dilakukan oleh sponsor komersial lainnya.

“Ya, saya ingin menjajal itu untuk Partai NasDem. Bilamana ini menjadi satu aturan yang terbuka selama itu ada harga dan juga transparan ya,” kata Wibi Andrino saat diwawancarai usai Rapat Paripurna di DPRD DKI Jakarta, Senin, 13 April 2026.

“‎Kita mau coba, ada halte di dekat kantor NasDem, Halte Gondandia menjadi Halte Gondangdia NasDem,” ucapnya menambahkan.

Mekanisme Naming Rights Ada di Tangan Pemprov DKI

Menurut Wibi, persoalan mekanisme hingga regulasi naming rights sepenuhnya ada di ranah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Ya aturan itu kan pasti dari Pemprov DKI Jakarta. Ya pasti dalam membuat aturan itu pasti ada konsultasi dan bilamana itu diizinkan dan diperbolehkan, kita ingin juga coba ambil satu halte nanti kita bayar naming rights-nya,” ujar politisi muda Partai NasDem itu.

Bahkan, Wibi terpikir dan tertarik untuk menyematkan nama Partai NasDem di Stasiun MRT Jakarta.

“Tadinya malah saya berpikir kalau ada naming rights di stasiun MRT, itu lebih keren lagi,” ujarnya.

Kendati demikian, apabila regulasi dan mekanismenya sudah jelas, dirinya akan mencoba terlebih dahulu di tempat pemberhentian bus.

“Ya, Halte Gondangdia NasDem. ‎Ya, cocok,” ucap Wibi Andrino.

Pramono Anung Buka Ruang Naming Rights Parpol

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengizinkan partai politik di Indonesia untuk mengajukan hak penamaan atau naming right di halte hingga stasiun transportasi publik di Jakarta.

Pramono menyebutkan, aturan ini diperbolehkan dengan syarat parpol yang mengajukan bersedia membayar terlebih dahulu, sebagaimana mekanisme yang berlaku bagi sponsor komersial lainnya.

“Yang paling penting bayar. Bahkan kalau parpol mau buat halte pun boleh,” Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta, dikutip Senin, 13 April 2026.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Josephine Simanjuntak Kritisi Pemprov DKI, Sampah di Bantargebang Kian Penuh

Jakarta - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Josephine...

Weird Genius Rilis Your Side Bareng Novia Bachmid, Eksplorasi Musik Tradisional Sumba

Jakarta - Weird Genius lagi-lagi bikin gebrakan seru di...

Manchester United Permalukan Brighton 3-0 di Kandang, Bruno Fernandes Bersinar

Jakarta, Opsi.id - Manchester United tampil dominan saat membungkam...

Fabio Asher Sukses Viral Lewat Single Aku Berjanji

Jakarta - Fabio Asher lagi-lagi bikin hati banyak orang...

Di Era Kepemimpinan Wali Kota Wesly, Indeks Reformasi Birokrasi Kota Pematangsiantar Meningkat, dari 64,17 ke 71,71

Pematangsiantar, Opsi.id - Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Kota Pematangsiantar...

Real Madrid Gelar Pemilihan Presiden Pertama dalam 20 Tahun

Madrid, Opsi.id - Real Madrid CF dipastikan akan menggelar...

RSUD Padangsidempuan Geger, Keluarga Pasien Tewas Usai Lompat dari Lantai Empat 

Padangsidempuan, Opsi.id - Suasana di Rumah Sakit Umum Daerah...

Berita Terbaru

Popular Categories