Serdang Bedagai, Opsi.id – Petugas kepolisian telah mengidentifikasi korban kecelakaan yang melibatkan Bus Halmahera dengan mobil pikap di ruas Jalan Tol JMKT Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (11/5/2026).
Dalam kecelakaan tersebut, polisi menyebut belasan korban yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan medis.
Sementara, dua sopir dari pikap dan Bus Halmahera dilaporkan melarikan diri pascakejadian.
Kasat PJR Polda Sumut AKBP Dhery Fajariandono menginformasikan sebanyak 18 penumpang Bus Halmahera yang masih menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Deli Serdang.
“Penumpang Bus Halmahera ada 23 orang. 14 masih dirawat di Rumah Sakit Sari Mutiara. Tiga orang di RSUD Amri Tambunan.
Tiga orang lagi di Grandmed Lubuk Pakam. Sedangkan meninggal dunia empat orang,” ujar Dhery, Senin (11/5/2026).
Ia mengungkapkan kronologi kejadian berawal pikap BK 8053 EG datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan mengalami patah as roda belakang yang menyebabkan terguling melintang di tengah jalan.
“Secara bersamaan, Bus Halmahera BK 7347 UA yang datang dari arah belakang tak dapat menghindar sehingga menghantam pikap lalu keluar ruas Tol JMKT dan terguling,” ungkapnya.
BACA JUGA: Bus Halmahera Terbalik Keluar Tol JMKT, 4 Penumpang Tewas
Akibat kejadian tersebut, empat penumpang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Sopir Bus Halmahera diduga hilang kendali yang mengakibatkan kendaraan terguling keluar tol,” sebutnya.


