Boru Batak Ini Hasilkan Rp 70 Juta Sebulan dari Sayuran Organik 

Jakarta – Rizki Situngkir, seorang perempuan berdarah Batak berhasil memanfaatkan lahan seluas 400 meter persegi miliknya di Jalan Moh. Kahfi, Jakarta Selatan, Jakarta, sebagai kebun sayur organik.

Berkat memanfaatkan lahannya tersebut dengan menanam sayur kale, Rizki yang merupakan seorang ibu rumah tangga mampu meraup keuntungan Rp 50 juta – Rp 70 juta per bulannya.

“Kita kan pengen, walaupun ibu rumah tangga bisa tetap produktif,” kata Rizki Situngkir, dilansir dari YouTube TV Tani Indonesia, Selasa, 4 Januari 2022.

Dia mengakui untuk luas tanah sekitar 300-400 meter persegi miliknya, bisa menghasilkan omzet Rp 50 – Rp 70 juta per bulan.

Kebun yang diberi nama Kebun Rizki ini, terbilang berkembang. Selain melayani secara langsung konsumen, juga dilayani secara online. Harga sayuran yang dijual Kebun Rizki Rp 50 ribu untuk seberat 250 gram.    

Tidak hanya menjual sayuran segar, Rizki juga memproduksi aneka olahan dari sayuran kale.  Seperti jus kale monet, kale chicken pie dan lain sebagainya dengan harga Rp 98 ribu ber kotaknya.

Rizki menyebut, sayuran kale memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Selain berprotein tinggi, juga memiliki nutrisi, vitamin serta mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.

Baca juga: Nilai Ekspor Komoditas Pertanian Sumut Tertinggi di Indonesia

Rizki sedikit bercerita, saat ayahnya didiagnosa kanker lambung dan harus menjalani kemoterapi. Ayahnya menjalani operasi angkat kanker, dan dokter onkologis mengatakan bahwa tanaman cell dan organik merupakan treatment yang baik bagi penderita kanker.

“Di situ saya semakin bersemangat berkebun organik. Untuk membantu ayah saya menjalani treatment pasca kemoterapi. Puji Tuhan, akhir tahun 2020, beliau dinyatakan bersih dari kanker, berdasarkan hasil pemeriksaan,” katanya.

Kebun Rizki disebut akan terus berkomitmen untuk menjaga kelestarian alam dan keseimbangan ekosistem melalui berkebun secara organik, salah satunya melalui tanaman sayur kale.

Selain memenuhi permintaan konsumen akan sayur kale yang sehat dan sehar, Kebun Rizki akan berbagi trik berkebun organik melalui pelatihan. Ini sesuai dengan visi Kebun Rizki, Let`s Go Organic for Better Earth, yakni bertani organik untuk bumi yang lebih baik.

“Kami juga ingin berbagi pengalaman, bagaimana mengelola kale organik, penanaman, pemeliharaan yang menggunakan pupuk organik cair, dan panen yang juga ada trik-trik atau hal-hal spesifik yang harus kita perhatikan. Replanting juga harus kita perhatikan betul-betul, dan ini nanti akan kita buat seasik mungkin,” kata Panda Situngkit, saudara dari Rizki Situngkir. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

‎Hutan Kalimantan Terbakar, Kenapa Elite di Jakarta Terlambat Peduli?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Transformasi Talas Beneng di Pandeglang, BUMDes Saninten Siapkan Produk Olahan Unggulan

Pandeglang — Talas Beneng yang selama ini menjadi salah...

Pelindo-Pelni Kirim Bantuan Korban Gempa NTT dari Pelabuhan Makassar

Makassar, OPSI.ID - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo...

Takut Diburu Polisi, Wanita Terduga Maling Emas Akhirnya Serahkan Diri

Banda Aceh, OPSI.ID - Seorang wanita berinisial RIF (31),...

Remaja asal Makassar Live Bugil Demi Saweran, Videonya Viral di Medsos

Makassar, OPSI.ID - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang...

Tarif Parkir Jakarta Digodok Rp3.000-Rp60.000 per Jam, Jupiter Nasdem Tegaskan Tolak Kenaikan

‎Jakarta - Besaran tarif parkir di Jakarta tengah menjadi...

KPK Sayangkan Korupsi Masuk Kampus: Penerimaan Mahasiswa Baru Diduga Jadi Lahan Transaksional

Jakarta, Opsi.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan dugaan...

Keluarga Korban Desak Pemprov DKI Bertanggung Jawab atas Tragedi Hammam di Kramat Jati

Jakarta – Keluarga Hammamshidqi Hammammuthi, pelajar Madrasah Aliyah Negeri...

Berita Terbaru

Popular Categories