GMKI Soroti Pernyataan Jusuf Kalla, Ajak Jaga Kerukunan

Jakarta – Pengurus Pusat GMKI menyayangkan pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait istilah “syahid”.

Pernyataan itu dinilai berpotensi memicu ketegangan antar umat beragama.

Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan PP GMKI, Combyan Lombongbitung, mengatakan pernyataan tersebut tidak sejalan dengan ajaran Kristen maupun prinsip bernegara.

Menurut Combyan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (12/4/2026), GMKI menilai pernyataan Jusuf Kalla menyesatkan.

“Karena tindakan pembunuhan tidak dapat dibenarkan, baik secara ajaran agama Kristen maupun dalam prinsip bernegara,” ujarnya, dikutip Rabu (15/4/2026).

Combyan berujar, ajaran Kristen menekankan kasih kepada sesama dan menolak segala bentuk kekerasan. 

Ia juga mengingatkan bahwa dalam konteks hukum, pembunuhan merupakan tindak pidana yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

PP GMKI menilai pernyataan tersebut berpotensi disalahartikan dan memicu keresahan di masyarakat, serta dapat mengganggu stabilitas sosial.

GMKI menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila yang menjunjung kemanusiaan dan persatuan.

“Pernyataan tokoh nasional harus disampaikan dengan penuh tanggung jawab agar tidak mencederai persaudaraan,” kata Combyan.

Sekretaris Fungsi Gereja PP GMKI, Sonya Simanjuntak, menegaskan bahwa dalam iman Kristen tidak ada konsep keselamatan melalui kekerasan.

Ia menilai mengaitkan pembunuhan dengan kemuliaan spiritual merupakan pemahaman yang keliru dan bertentangan dengan ajaran Alkitab.

“Perintah ‘jangan membunuh’ adalah mutlak. Bahkan, kami diajarkan untuk mengasihi musuh,” ujarnya.

BACA JUGA: Ferdinand Hutahaean Dorong Jusuf Kalla Minta Maaf soal Pernyataan Syahid

GMKI mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga kerukunan. Tidak menjadikan agama sebagai pembenaran atas tindakan kekerasan.

Organisasi tersebut juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi memecah belah persatuan. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

BP Tapera Evaluasi Penyaluran KPR FLPP, Percepat Pembiayaan Rumah Subsidi MBR

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

SIMAKDIALOG Rilis Album Fisik 1995 Bareng Demajors

Jakarta - Kolektif musik jazz kontemporer legendaris, SIMAKDIALOG, kembali...

Peringatan 100 Tahun Inspirasi Generasi Penyiar – Tribute to Sambas Mangundikarta Digelar di Jakarta

Jakarta - Sejarah panjang dunia penyiaran dan jurnalistik Indonesia...

Petrokimia Gresik Libatkan 26 Karyawan dalam Pemberdayaan Warga Gowa

Gowa, OPSI.ID - Sebanyak 26 karyawan PT Petrokimia Gresik...

Wali Sampaikan Doa untuk Korban Karhutla dan Rakyat Palestina di Synchronize Fest 2026

Jakarta - Perhelatan festival musik tahunan Synchronize Fest 2026...

Indro Warkop Kenang Dono dan Kasino di Synchronize Fest 2026

Jakarta - Panggung seni dan hiburan tanah air kembali...

Berita Terbaru

Popular Categories