LAMPUNG – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik di Provinsi Lampung melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang digelar sebagai bagian dari konsolidasi menjelang pemilu mendatang.
Kegiatan itu dihadiri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bersama jajaran elite DPP PSI, termasuk Rusdi Masse (RMS).
Dalam agenda tersebut, Kaesang juga melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Lampung.
Dalam arahannya, Kaesang meminta seluruh kader di Lampung memperkuat kerja organisasi dan membangun komunikasi politik yang luas.
“Saya titip PSI Lampung kepada bapak dan ibu semua. Kita harus kerja bersama untuk membawa PSI menjadi pemenang di daerah ini,” kata Kaesang, Senin (20/4/2026).
Ia menilai Lampung memiliki potensi besar sebagai basis pengembangan partai, sehingga konsolidasi internal harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kolaborasi dengan partai-partai lain itu penting. Lampung ini daerah yang potensial untuk kita jadikan basis,” ujarnya.
Sementara itu, Rusdi Masse dalam sesi pembekalan menekankan pentingnya kedisiplinan kader serta penguatan organisasi dari level bawah.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan figur, tetapi juga kerja nyata dan sistem yang tertata.
“Kita harus jadi orang baik dulu. Dari situ kepercayaan akan datang, dan politik kita akan punya arah,” ujar Rusdi, dikutip Rabu (22/4/2026).
Ia juga meminta kader memanfaatkan sistem digital keanggotaan melalui aplikasi SIAP Referal untuk memantau pertumbuhan e-KTA sebagai ukuran kekuatan riil partai.
“Dari situ kita bisa lihat progres e-KTA, dan itu jadi ukuran nyata kekuatan kita,” katanya.
Di sisi lain, Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian menegaskan target partainya adalah memperkuat struktur hingga tingkat desa dan tempat pemungutan suara (TPS).
“Di Rakorwil ini kita buktikan bahwa Lampung adalah kandang gajah,” kata Ridho.
Menurutnya, Rakorwil menjadi momentum awal untuk menggerakkan mesin partai secara menyeluruh di Provinsi Lampung.
Dengan konsolidasi yang terus diperkuat, PSI berharap mampu meningkatkan daya saing politiknya di daerah dan memperbesar kekuatan pada pemilu mendatang. []


