Pematangsiantar – Pdt Dr Victor Tinambunan adalah pemimpin tertinggi Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).
Menjabat sebagai Ephorus sejak Desember 2024.
Ia dikenal sebagai figur gereja yang aktif menyuarakan isu lingkungan, keadilan sosial, serta peran gereja dalam kehidupan kebangsaan.
Victor Tinambunan lahir pada 18 November 1964 di Parlilitan, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
Ia menempuh pendidikan teologi dan meraih gelar doktor, dengan pengalaman akademik di Indonesia maupun luar negeri.
BACA JUGA: Ephorus HKBP Bertemu Jusuf Kalla, Klaim Tak Ada Penistaan Agama
Sebelum menjadi Ephorus, ia pernah menjabat Sekretaris Jenderal HKBP dan memegang sejumlah posisi strategis di lingkungan gereja.
Dalam Sinode Godang ke-67 HKBP, Victor Tinambunan terpilih menjadi Ephorus periode 2024–2028.
Posisi ini menjadikannya pemimpin jutaan jemaat HKBP yang tersebar di Indonesia dan mancanegara.
Vokal Soal Penutupan TPL
Victor Tinambunan banyak mendapat perhatian publik karena sikap tegasnya terhadap PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Ia secara terbuka menyerukan penghentian operasional perusahaan tersebut.
Dengan alasan kerusakan lingkungan, konflik sosial, dan perlindungan masyarakat sekitar kawasan Danau Toba.
Ia menyebut sikap itu bukan suara pribadi, melainkan mandat moral gereja untuk menjaga ciptaan dan membela masyarakat terdampak.


