Masyarakat Punya Perang Penting dalam Mengawasi Kelancaran Program MBG di Lapangan

Sidoarjo – Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Program MBG, kegiatan sosialisasi kembali digelar dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari DPR RI. Sosialisasi program MBG dilakukan untuk memberikan informasi komprehensif sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung implementasi program tersebut.

Sosialisasi yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat daerah, serta warga setempat ini menitikberatkan pada pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memastikan keberhasilan program MBG sebagai salah satu program strategis nasional.

Program MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat agar program ini dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami tujuan dan manfaat Program MBG serta berperan aktif dalam mendukung pelaksanaannya di lapangan. Sosialisasi ini juga menjadi wadah dialog antara masyarakat dan pemangku kebijakan guna menyerap aspirasi serta masukan demi penyempurnaan program ke depan.

Secara keseluruhan, program ini perlu didukung penuh, namun dengan catatan pengawasan yang sangat ketat karena adanya temuan ketidakamanahan di lapangan. Berikut adalah poin-poin utamanya:

• Integritas Pengelola (SPPG): Banyak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak amanah karena lebih mementingkan keuntungan pribadi/yayasan. Diperlukan pengelola yang memiliki jiwa sosial, bukan sekadar mencari profit.

• Ketegasan Sanksi: Negara tak segan akan memberi hukuman dengan ditangguhkan (suspend). Untuk itu disarankan agar SPPG yang melakukan pelanggaran berat ditutup secara permanen, bukan hanya sementara.

• Standar Gizi dan Keamanan Pangan:

-Komposisi gizi harus rutin diperiksa agar kualitas makanan tidak dikorbankan demi keuntungan.

-Kasus keracunan makanan menjadi pelajaran penting mengenai manajemen logistik; bahan baku harus disimpan pada suhu yang tepat dan tidak boleh disimpan terlalu lama.

Dengan poin-poin tersebut, dapat disimpulkan dukungan masyarakat berupa masukan dan kritik sangat diperlukan untuk memastikan program ini berjalan tepat sasaran. Masyarakat perlu mengawasi langsung program ini sehingga tujuan agar tidak ada lagi anak yang kekurangan gizi dapat tercapai tanpa terhambat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, PP GMKI Minta Kader dan Eks Ketum Taat Konstitusi Organisasi

Jakarta – Polemik pernyataan Jusuf Kalla yang disampaikan dalam...

Kabar Duka, Mihoko Nakamura Istri Bungaran Saragih Wafat di Usia 81 Tahun

Jakarta – Kabar duka datang dari keluarga Prof. Bungaran...

Kelompok Cipayung Bongkar “Darurat Pendidikan” di Pematangsiantar

Pematangiantar, Opsi.id - Kelompok Cipayung melontarkan kritik keras terhadap...

Umumkan Line Up Fase 1, Synchronize Fest 2026 Hadirkan Musisi Spektakuler

Jakarta - Kota Jakarta akan kembali menjadi pusat perayaan...

Pramono Anung Gratiskan Biaya 103 Sekolah Swasta dengan Kucuran Anggaran Rp253,6 Miliar

‎Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah...

Laporan Celios: 50 Orang Terkaya Kuasai Rp4.600 Triliun, Ketimpangan Makin Menganga

Jakarta - Laporan Celios bertajuk “Republik Oligarki: Ketimpangan Ekonomi...

Prabowo Sentil “Indonesia Gelap”: “Kalau Mau Kabur, Silakan!” Publik Singgung Jejak Lama di Yordania

Jakarta - Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tegas menanggapi narasi...

JNE Content Competition 2026 Kembali Digelar, Berhadiah Ratusan Juta Rupiah

Makassar, Opsi.id - Perusahaan logistik nasional, JNE kembali menunjukkan...

Gen Z Penentu Masa Depan Pariwisata, Wamenpar: Bukan Sekadar Wisatawan!

Jakarta - Gen Z atau Generasi Z sebagai kunci...

Maruarar Sirait Genjot 21 Ribu Rumah Layak di Papua

Jakarta -  Maruarar Sirait selaku Menteri Perumahan dan Kawasan...

Berita Terbaru

Popular Categories