Jakarta – Laporan Celios bertajuk “Republik Oligarki: Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026” menyoroti jurang ketimpangan yang kian lebar di Indonesia.
Mengacu pada data publik seperti Forbes dan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), riset ini menggambarkan konsentrasi kekayaan yang semakin terkunci di kelompok elite.
Salah satu temuan paling mencolok adalah total kekayaan 50 orang terkaya Indonesia yang mencapai sekitar Rp4.600 triliun.
Angka ini bahkan melampaui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berada di kisaran Rp3.800 triliun per tahun.
Temuan tersebut menjadi sorotan.
Karena menggambarkan ketimpangan ekstrem antara kekayaan individu dan kapasitas fiskal negara dalam membiayai kebutuhan lebih dari 270 juta penduduk.
BACA: Target Tahun 2022 Turun! Anis Byarwati: Si Kaya Harus Bayar Pajak Lebih Tinggi
Tak hanya itu, laporan tersebut juga menyoroti distribusi kekayaan di kalangan pejabat negara.
Disebutkan, sekitar 73 persen total kekayaan pejabat terkonsentrasi hanya pada segelintir elite.


