Jakarta – Grup band pop alternatif The Lantis memasuki babak baru dalam perjalanan musik mereka. Setelah sebelumnya tampil dengan formasi tiga orang, kini mereka resmi menambah dua personel baru: Yudevio Mayabi (Vio) sebagai drummer dan Feisal Syarief (Feisal) sebagai keyboardist.
Kehadiran Vio dan Feisal sebenarnya bukan hal asing bagi penggemar. Keduanya sudah lama mendampingi The Lantis sebagai session player dalam berbagai penampilan live. Namun, keputusan menjadikan mereka bagian inti band membawa energi baru dalam proses kreatif.
Formasi Baru, Energi dan Chemistry yang Lebih Kuat
“Seiring berjalannya kita bertiga, kita mulai ngerasa kalau ada yang kurang. Kayak kurang band aja gitu,” ungkap Ravi. Ojan menambahkan, “Pas kita mulai nulis bareng berlima, sparks-nya balik lagi.”
Selain chemistry musikal, kedekatan personal juga menjadi alasan kuat di balik keputusan ini. Giri menjelaskan, “Kami sadar bahwa kita berlima klop sebagai kolektif, secara musik dan personality. Kebetulan Feisal teman sekaligus tetangga gue, Feisal dan Ravi sudah berteman sejak kecil, dan Vio juga temannya Ojan sejak SMA.”
Vio, yang aktif sebagai session drummer sejak 2024, mengaku senang akhirnya menjadi bagian resmi band. “Rasanya kaya dari staff jadi jajaran direksi, pastinya happy,” ujarnya. Sementara Feisal menuturkan bahwa keputusannya bergabung diambil setelah pertimbangan matang. “Ada sparks yang berbeda dibanding jadi session player. Dengan restu orang tua dan dukungan orang-orang terdekat, akhirnya gue mantap menerima tawaran ini,” jelasnya.
Perjalanan Musik dan Arah Baru The Lantis
Sejak berdiri lima tahun lalu, The Lantis terus berevolusi. Album debut Pilot (2021) menghadirkan nuansa retro, disusul Pancarona (2024) yang lebih eksploratif, lalu EP Cara Mencintai dengan musik yang lebih dewasa. Kini, dengan formasi baru, mereka siap melangkah lebih jauh.
“Lima tahun pertama The Lantis adalah fase pencarian. Sekarang waktunya kita benar-benar mulai. Semoga makin banyak mimpi yang bisa kita capai, makin banyak telinga yang bisa kita rayu, dan makin banyak hati yang bisa kita sentuh,” kata Ravi.
Dengan formasi resmi berlima, The Lantis berkomitmen menghadirkan karya yang lebih matang, baik di studio maupun di panggung. Perubahan ini menandai awal perjalanan baru mereka di industri musik Indonesia. []


