Jakarta – Grup band legendaris WAYANG yang telah berkarya sejak 1995 kini resmi memasuki era baru dengan formasi terbaru beranggotakan Taurin (vokal), Odji (bass), Ilham (gitar), Aie (gitar), dan Farid (drum).
Perubahan ini menjadi langkah penting setelah perjalanan panjang mereka di industri musik Indonesia dengan deretan hits seperti “Damai”, “Dongeng”, “Kecewa”, “Tak Selamanya”, hingga “Cinta Pertama” (2025).
Lewat keterangan tertulisnya, Odji, satu-satunya personel asli yang masih bertahan. Ini menegaskan bahwa kehadiran personel baru memberi energi segar sekaligus menghadirkan identitas baru bagi WAYANG.
“Bahkan nama fans pun berganti dari ‘Wayangku’ menjadi ‘Pendongeng’ sebagai simbol transformasi,” kata Odji.
Dengan vokalis perempuan dan dua gitaris, WAYANG kini tampil lebih eksploratif dan modern. Chemistry antar personel menghadirkan karakter sound yang lebih kuat dan solid. Taurin, sang vokalis, menyebut bahwa meski perubahan ini akan terasa berbeda. Respons positif dari musisi dan fans membuat mereka semakin percaya diri untuk merilis karya terbaru.
Sebagai penanda era baru, Grup Band WAYANG memperkenalkan single “Mati Aku Mati”, sebuah karya dari gitaris Ilham Ramadhan. Lagu ini mengusung genre Alternatif Rock dengan aransemen gitar tebal, ritme dinamis, serta vokal penuh karakter.
Liriknya bercerita tentang cinta yang begitu dalam, menggambarkan kesetiaan dan pengorbanan hingga terasa hidup dan mati bagi seseorang.
Ilham mengungkapkan bahwa inspirasi lagu ini berasal dari kisah masa sekolah, ditulis dengan gitar akustik. Lagu tersebut kemudian dipilih bersama sebagai single karena liriknya melodius, mudah dipahami, dan dibungkus musik yang powerful.
Dengan semangat baru, WAYANG berharap single ini dapat diterima masyarakat seperti karya-karya mereka terdahulu.
Odji menambahkan bahwa siapapun yang meneruskan sejarah WAYANG ke depan diharapkan tetap bisa diterima meski dalam bentuk berbeda, dan band ini berkomitmen untuk terus menghadirkan karya terbaik bagi pecinta musik Indonesia.
Single “Mati Aku Mati” sudah tersedia di berbagai platform musik digital, sementara video liriknya dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi WAYANG. []


