Jakarta, Opsi.id – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Imigrasi Yusril Ihza Mahendra menjadi sasaran hoaks yang kembali mengangkat isu lama terkait ijazah Presiden Joko Widodo.
Hoaks tersebut beredar luas di media sosial sejak akhir April hingga awal Mei 2026, terutama melalui platform seperti YouTube, TikTok, dan Facebook.
Konten yang beredar umumnya berbentuk video pendek dan tangkapan layar (screenshot) dengan narasi provokatif. Dalam video itu, disisipkan potongan visual dan audio yang seolah-olah menunjukkan Yusril mengakui adanya masalah pada ijazah Jokowi.
Menanggapi informasi tersebut, Yusril menyampaikan bantahan pada Jumat (1/5/2026) melalui akun Instagram @yusrilihzamhd.
“Saya tidak pernah menyatakan kalimat-kalimat seperti dalam foto di atas,” ujarnya sambil menautkan gambar hoaks yang dimaksud.
BACA: Ditudingan Danai Isu Ijazah Jokowi, JK Lapor Bareskrim
Menurutnya, klaim bertajuk “Yusril Sebut Ijazah Jokowi Sah di Mata Hukum” yang beredar di Facebook dan media sosial lainnya merupakan disinformasi.


