Jakarta – Gelombang baru musik elektronik Indonesia kembali hadir lewat perilisan single “MAMACITA”, sebuah karya kolaboratif yang menyatukan Adnan Veron, DØCI, dan Chikita. Lagu ini menghadirkan perpaduan Bassline Bounce dengan nuansa Pop Latin yang penuh energi, vibrant, dan soulful.
Dengan karakter musik yang kuat dari masing-masing musisi, “MAMACITA” diposisikan sebagai anthem baru yang siap menghidupkan dance floor di berbagai kota besar Tanah Air.
Kekuatan utama “MAMACITA” terletak pada eksplorasi sound yang berani. Adnan Veron membawa ciri khas Indobounce yang telah menjadikannya salah satu pionir genre ini di Indonesia.
DØCI, yang dikenal sebagai produser Tech House sejak 2013, kini memperluas cakrawala artistiknya dengan menggabungkan elemen Bassline Bounce dan Techno.
Kehadiran Chikita melengkapi formasi dengan vokal yang kuat, catchy, dan soulful, sehingga sosok “Mamacita” terasa hidup dan berkarakter.
Secara lirik, “MAMACITA” mengangkat tema tentang self-worth, kejujuran emosional, dan intensitas daya tarik. Lagu ini menampilkan sosok perempuan yang percaya diri, tegas, dan tidak mudah terjebak dalam janji kosong.
Refrain “Soy Mamacita” menjadi simbol kekuatan dan reclaiming power, menegaskan bahwa dirinya bukan sekadar objek cinta, melainkan sosok penuh gairah yang mampu menerangi malam.
Adnan Veron sendiri telah dikenal luas di kancah internasional setelah bergabung dengan label asal Belanda, Spinnin’ Records. Karyanya “Lowkey” sempat viral dan meraih jutaan streams di TikTok dan Instagram. Menjadikannya motor utama berkembangnya genre Indobounce sejak 2021–2022.
DØCI, dengan pengalaman panjang sebagai DJ dan produser, membawa nuansa crowd-driven yang kini dipadukan dengan tren global Techno. Sementara Chikita, yang pernah berkolaborasi dengan Boyz II Men dan Bebi Romeo sejak debutnya pada 2012. Menghadirkan kualitas vokal yang semakin memperkuat identitas lagu ini.
Tur Nasional di 9 Kota
Perilisan “MAMACITA” juga dirayakan melalui rangkaian tur nasional yang akan membawa energi lagu ini langsung ke hadapan penggemar.
Tur dimulai pada 8 Mei di Surabaya, dilanjutkan ke Bali pada 13 Mei, Jakarta pada 14 Mei, Gading Serpong pada 15 Mei, dan Medan pada 16 Mei. Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Semarang pada 20 Mei, Yogyakarta pada 21 Mei, Bogor pada 22 Mei, serta Banjarmasin pada 29 Mei.
Kota-kota lain akan segera diumumkan, menandai ekspansi energi “MAMACITA” ke seluruh penjuru Indonesia.
Kehadiran “MAMACITA” menjadi bukti bahwa musik elektronik Indonesia terus berkembang dengan identitas yang semakin kuat.
Perpaduan Indobounce, Tech House, dan vokal soulful menjadikan lagu ini bukan hanya sekadar hiburan. Tetapi juga representasi semangat generasi baru yang berani bereksperimen dan mengekspresikan diri.
Dengan dukungan tur nasional, “MAMACITA” diprediksi akan menjadi salah satu karya paling berpengaruh di kancah musik elektronik Indonesia tahun 2026. []


