- SDMT Gelombang III 2026 resmi ditutup setelah 12 hari pelatihan intensif.
- Para peserta diharapkan jadi pemimpin kebencanaan yang adaptif di tengah ancaman yang kian kompleks.
BOGOR, Opsi.id — Sebanyak 68 Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari seluruh Indonesia resmi menyelesaikan Senior Disaster Management Training (SDMT) Gelombang III 2026.
Penutupan dilakukan oleh Sekretaris Utama BNPB, Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., di Bogor, Sabtu (16/5/2026), mengakhiri 12 hari pelatihan intensif yang berlangsung sejak 4 Mei 2026.
Pelatihan ini hadir di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman bencana akibat perubahan iklim, urbanisasi yang pesat, dan dinamika sosial yang terus berkembang.
Baca juga: Wesly Serukan Kota Tangguh Bencana, Pematangsiantar Butuh Langkah Strategis dan Berkelanjutan
BNPB menegaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat daerah bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.
“Diklat SDMT ini bukan hanya sekadar transfer ilmu, tetapi juga merupakan kesempatan untuk berbagi pengalaman, strategi, dan best practices dalam mengelola bencana. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di sini harus benar-benar diterapkan di daerah masing-masing.”
— Dr. Rustian, Sekretaris Utama BNPB


