Jakarta, Opsi.id – Antoine Griezmann menutup babak terakhirnya di Metropolitano dengan air mata dan tepuk tangan meriah — sang legenda mengucap selamat tinggal kepada Atlético Madrid setelah kemenangan 1-0 atas Girona, Minggu (17/5/2026).
Dalam sebuah upacara haru di atas lapangan setelah peluit panjang, Griezmann mengungkapkan isi hatinya di hadapan ribuan Colchoneros yang setia menunggunya.
Musim panas ini, sang penyerang akan melanjutkan karier di Orlando City, MLS.
“Cinta ini lebih berharga dari LaLiga atau Liga Champions mana pun. Akan kubawa sepanjang sisa hidupku.”
— Antoine Griezmann, kepada fans Atlético
Dia dalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Atlético sekaligus pemain dengan penampilan terbanyak keempat.
Bersama klub ibu kota Spanyol itu, ia meraih trofi Liga Europa, UEFA Super Cup, dan Supercopa de España — meski mahkota LaLiga dan Liga Champions selalu luput dari genggamannya.
Pelatih Diego Simeone, yang hadir dalam upacara tersebut bersama legenda Fernando Torres dan Diego Godín, sebelumnya menyebut Griezmann sebagai “possiblement el mejor jugador que hemos tenido aquí” — mungkin pemain terbaik yang pernah dimiliki Atlético.
“Berkat kamu, Simeone, aku menjadi juara dunia dan merasa seperti yang terbaik di dunia. Aku berhutang banyak padamu.”
— Griezmann kepada Diego Simeone
Permintaan maaf yang tulus
Griezmann kembali meminta maaf kepada para pendukung atas keputusannya bergabung dengan Barcelona pada 2019 — sebuah luka yang hingga kini masih diingat sebagian fans.
“Saya tidak menyadari betapa besarnya cinta di sini. Saya masih sangat muda dan melakukan kesalahan,” ucapnya.
Baca juga: Paris Saint Germain Selangkah Lagi Ukir Sejarah Usai Lolos ke Final Liga Champions
Ia kembali ke Atlético dua tahun kemudian dan sejak itu berusaha menebus kepergiannya dengan penampilan total dan dedikasi penuh.


