SEOUL, Opsi.id – Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi penampilan terakhir kapten Korea Selatan, Son Heung-min, di ajang sepak bola terbesar dunia.
Saat turnamen digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni mendatang, Son akan berusia 33 tahun.
Usia tersebut sebetulnya belum terlalu tua untuk seorang pesepak bola modern. Namun banyak pihak menilai Piala Dunia 2026 bisa menjadi babak terakhir perjalanan sang bintang.
Dibandingkan sejumlah legenda dunia seperti Cristiano Ronaldo yang kini berusia 41 tahun atau Lionel Messi yang akan menginjak usia 39 tahun, Son memang masih relatif muda.
Namun, empat tahun lagi saat Piala Dunia berikutnya digelar, usianya akan mendekati 38 tahun, membuat peluang tampil di level tertinggi semakin menantang.
Perjalanan Son di Piala Dunia dimulai pada 2014 di Brasil.
Saat itu, pemain yang masih membela Bayer Leverkusen tersebut tampil dengan rambut pirang khas dan mengenakan nomor punggung 9.
Korea Selatan gagal bersinar dan hanya meraih satu poin dari fase grup.
Empat tahun kemudian di Rusia, Son tampil sebagai bintang utama negaranya.
Meski Korea Selatan gagal lolos ke babak gugur, Son mencatatkan salah satu momen paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.
Baca juga: Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026: Perpaduan Pengalaman dan Darah Muda
Mencetak gol ke gawang Jerman pada kemenangan sensasional 2-0 atas juara bertahan tersebut.
Gol itu memastikan tersingkirnya Jerman dari fase grup dan menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Son kembali menjadi tumpuan Korea Selatan.
Meski bermain dengan masker pelindung akibat cedera wajah yang dialaminya bersama Tottenham Hotspur, ia berhasil membawa negaranya lolos ke babak 16 besar.
Momen penting terjadi saat menghadapi Portugal.

