Rupiah Tembus Rp18.160 per Dolar AS, Tertekan Konflik Timur Tengah dan Data Ekonomi AS

JAKARTA, Opsi.id  – Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (8/6/2026).

Mata uang Garuda dibuka melemah 71 poin atau 0,39 persen ke level Rp18.107 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp18.036 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah berlanjut hingga menjelang siang.

Berdasarkan data Google Finance pada pukul 10.50 WIB, rupiah tercatat berada di level Rp18.162 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Bloomberg menunjukkan rupiah diperdagangkan di kisaran Rp18.168 per dolar AS.

Baca juga: Ekonom Kritik Tajam Kebijakan Pemerintah Prabowo dan BI Imbas Rupiah Terpuruk

Pelemahan rupiah dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal, mulai dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga menguatnya data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang mendorong penguatan dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan eskalasi konflik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

“Harga minyak yang kembali naik oleh eskalasi baru di Timur Tengah juga ikut menekan rupiah,” kata Lukman.

Ketegangan terbaru terjadi setelah Iran dilaporkan meluncurkan sejumlah rudal ke wilayah utara Israel pada Minggu malam waktu setempat.

Serangan tersebut disebut sebagai respons atas serangan udara Israel yang menyasar wilayah pinggiran Beirut, Lebanon.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan terganggunya pasokan energi global.

Akibatnya, harga minyak dunia kembali menguat dan memberikan tekanan tambahan terhadap negara-negara pengimpor minyak, termasuk Indonesia.

Selain faktor geopolitik, pasar juga merespons data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan kondisi ekonomi masih relatif kuat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Endah N Rhesa Bahas Fase Pemulihan Perasaan di Single Terang Bulan

Jakarta - Duo musik independen Endah N Rhesa kembali...

Agatha Chelsea Bahas Soal Kemandirian di Single good alone

Jakarta - Penyanyi, penulis lagu, sekaligus aktris multidisiplin Agatha...

Wabup Toba “Sentil” OPD: Jangan Cuma Rapat, Tindak Lanjuti!

Balige, Opsi.id — Suasana apel gabungan di halaman Kantor...

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Tepi Danau Toba, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

BALIGE, Opsi.id  – Seorang remaja berusia 18 tahun ditemukan...

Tiga Presiden Kompak Hadiri Pernikahan Putra Garibaldi Thohir, Jadi Momen Langka di Jakarta

JAKARTA, Opsi.id – Momen langka tersaji dalam resepsi pernikahan...

Sudaryono BGN Tutup 833 Dapur MBG, Ratusan Pegawai Ikut Kena Sanksi

JAKARTA, Opsi.id  – Badan Gizi Nasional (BGN) menutup 833...

Ilmuwan Korea Selatan Ciptakan Pakaian yang Bisa Memakai Sendiri dalam 10 Detik

SEOUL, Opsi.id  – Tim peneliti dari Korea Advanced Institute...

‎Komisi E DPRD DKI Minta Pramono Anung Segera Data Seluruh Sekolah, Jangan Tunggu Viral

‎Jakarta - Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang...

Berita Terbaru

Popular Categories