JAKARTA,Opsi.id – Muncul tren baru di dunia bedah kosmetik Amerika Serikat.
Semakin banyak kalangan berada memilih prosedur suntik lemak dari donor jenazah atau yang populer disebut “cadaver fat injections” untuk mengembalikan volume tubuh yang hilang setelah mengalami penurunan berat badan drastis akibat penggunaan obat penurun berat badan seperti Ozempic dan Mounjaro.
Perawatan tersebut menggunakan produk seperti AlloClae, yang dikembangkan Tiger Aesthetics.
Produk ini dibuat dari jaringan lemak donor yang telah meninggal dunia dan diproses melalui sterilisasi serta pemurnian sehingga seluruh sel hidup, DNA, dan komponen yang berpotensi memicu penolakan tubuh dihilangkan.
Yang disuntikkan bukanlah lemak hidup, melainkan matriks ekstraseluler jaringan lemak, yaitu struktur yang kaya kolagen dan protein yang berfungsi sebagai kerangka bagi tubuh untuk membentuk jaringan baru.
Baca juga: Malaysia Izinkan Penggunaan Ganja untuk Keperluan Medis
Sebelumnya, teknologi serupa telah hadir melalui produk Renuva, yang dikembangkan dari penelitian MTF Biologics lebih dari satu dekade lalu.
Produk tersebut digunakan untuk memperbaiki pipi yang cekung, mengurangi selulit, hingga menambah volume pada bagian tubuh tertentu.


