Jakarta – Musisi muda Iqbal Aria kembali hadir dengan karya terbaru berjudul “Takkan Ada”, single keduanya yang resmi dirilis di bawah label Better Days Production milik Afgan. Lagu ini menghadirkan nuansa pop retro 80-an dengan sentuhan soft RnB, diproduseri bersama musisi sekaligus produser berbakat Petra Sihombing.
Lirik lagu “Takkan Ada” mengangkat kisah tentang seseorang yang tidak bisa melepaskan cinta lamanya. Meski sudah ada sosok baru dalam hidup, bayangan masa lalu tetap tak tergantikan.
Iqbal menjelaskan, “Aku suka dengan lagu-lagu zaman dulu yang mana modulasi di dalam bagan lagunya tidak dapat ditebak. Tapi, ketika didengarkan berkali-kali menjadi make sense. Nah, aku ingin ‘isi’ laguku seperti itu, kaya dan beragam. Aku pun bereksplorasi; aku ingin lagu yang liriknya sedih dengan musik yang agak goofy, dancy, namun tetap light. Tentunya, masih sesuai dengan karakterku. Meski sedih, aku ingin lagunya tidak gloomy, desperate, ataupun stressful, tapi fun. Akhirnya, jadilah demo ‘Takkan Ada’.”
Pilihan untuk menggandeng Petra Sihombing sebagai produser bukan tanpa alasan. Menurut Iqbal, musikalitas Petra sejalan dengan dirinya.
“Dengan sentuhan Petra Sihombing, ‘Takkan Ada’ jadi lebih indah secara sound design dan rasa,” ungkap pria kelahiran 12 Agustus 1995 itu.
Sejak kecil, Iqbal sudah akrab dengan musik. Ia gemar menyanyi dan bermain gitar, serta menyelami berbagai genre mulai dari jazz sebagai akar utama, hingga pop, vintage rock, dan metal.
Pada 2015, ia mulai serius menekuni musik dan tampil di berbagai panggung. Tahun 2019, namanya dikenal sebagai vokalis sekaligus gitaris band heavy rock MAUT. Namun, ia kemudian memilih jalur solo dengan merilis single perdana bertajuk “Home”.
Pertemuan dengan Afgan pada 2024 menjadi titik balik penting. Saat itu, mereka bertemu di sebuah acara karaoke, dan Afgan langsung terkesan dengan suara Iqbal.
“Karakter suara Iqbal Aria yang kuat dan timbrenya yang soulful membuat orang-orang bisa merasakan soul-nya. Apalagi dengan sosoknya yang humble, eager to learn, very grounded, dan autentik,” ujar Afgan.
Sejak saat itu, Iqbal resmi menjadi artis pertama di bawah naungan Better Days Production.
Afgan menilai, “Iqbal menunjukkan dirinya sebagai sosok yang versatile sebagai seorang artis, yang mana di single-nya yang ke-2 ini, Iqbal switch musiknya dari ‘Home’ yang akustik menjadi ‘Takkan Ada’ dalam balutan Indonesian retro pop. Di satu sisi, memang sudah saatnya bagi Iqbal untuk membuka diri ke genre musik yang baru agar ia bisa masuk ke dalam market yang lebih besar. I feel like he will slowly get his spot in the industry karena Iqbal sangat eager untuk belajar dan berkembang untuk keluar dari comfort zone-nya. With the amount of talent yang dia punya dan diimbangi dengan attitude yang willing to learn, itu sudah menjadi sebuah resep yang bagus untuk seorang musisi agar bisa mempertahankan atau mendapat tempat yang layak di dunia musik Indonesia.”
Dengan dukungan penuh dari Petra Sihombing dan Afgan, “Takkan Ada” menjadi bukti eksplorasi musikal Iqbal Aria.
Lagu ini bukan hanya sekadar karya pop retro, tetapi juga representasi perjalanan seorang musisi muda yang berani bereksperimen, keluar dari zona nyaman, dan tetap menjaga karakter autentiknya. []

