Diduga Lecehkan Budaya Simalungun, Sekda Mixnon Andreas Simamora Dilaporkan ke Polisi

SIMALUNGUN, Opsi.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, dilaporkan ke Polres Simalungun oleh Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Islam Simalungun (GEMA-ISI), atas dugaan penghinaan dan pelecehan terhadap eksistensi budaya Simalungun.

Laporan tersebut disampaikan melalui surat bernomor GEMA-ISI/17/Lap/Sim/2026 tertanggal 4 November 2026, yang ditandatangani Ketua GEMA-ISI, Dedek Rahim Saragih, dan ditujukan kepada Kapolres Simalungun.

Dalam laporannya, GEMA-ISI mempersoalkan penggunaan simbol rumah adat yang dinilai bukan berasal dari kebudayaan Simalungun dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bidan Desa dalam Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Simalungun.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih pada 2-3 November 2026 dan turut dihadiri Sekda Simalungun, Mixnon Andreas Simamora.

GEMA-ISI menilai penggunaan gambar rumah adat yang bukan merupakan identitas budaya Simalungun dalam kegiatan resmi pemerintah daerah tersebut merupakan persoalan serius.

Terlebih, kegiatan berlangsung di wilayah yang memiliki sejarah dan identitas budaya Simalungun.

Menurut pelapor, Sekda sebagai pejabat yang hadir dalam kegiatan tersebut seharusnya memperhatikan penggunaan simbol-simbol budaya daerah.

Mereka menilai pembiaran terhadap penggunaan simbol yang dianggap tidak sesuai itu berpotensi menimbulkan persepsi bahwa identitas budaya Simalungun tidak dihargai di tanah leluhurnya sendiri.

Ketua GEMA-ISI, Dedek Rahim Saragih, berharap laporan tersebut ditindaklanjuti dan dugaan yang disampaikan pihaknya diusut secara menyeluruh oleh aparat penegak hukum.

Ia juga meminta Bupati Simalungun, Anton Saragih, mengevaluasi Sekda Mixnon Andreas Simamora terkait persoalan tersebut.

“Bupati Simalungun Bapak Anton Saragih sebagai putra daerah harus bertindak tegas, copot Sekda Mixnon Andreas Simamora karena tidak menghargai leluhur Simalungun,” ujar Dedek dikutip dari akun Facebook Generasi Simalungun – Au Simalungun, Jumat (6/11/2026).

Selain meminta evaluasi dari Bupati, GEMA-ISI juga mendesak Kapolres Simalungun menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan serta melakukan proses hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran.

Dedek menyebut pihaknya berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum dan tidak berkembang menjadi aksi massa yang lebih besar.

Sekda Simalungun: Saya Tidak Tahu, Tidak Ada Unsur Kesengajaan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora memberikan klarifikasi terkait polemik materi slide yang ditampilkan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dipersoalkan.

Mixnon menegaskan dirinya tidak mengetahui isi slide yang berada di belakangnya saat membuka kegiatan tersebut.

Ia mengaku hanya diminta oleh Kepala Dinas Kesehatan untuk membuka acara karena waktu pelaksanaan sudah melewati jadwal yang ditentukan.

Dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026), Mixnon menjelaskan bahwa sebelum menghadiri kegiatan Bimtek, dirinya masih berada di ruangan Bupati Simalungun.

Setelah mendapat permintaan dari Kepala Dinas Kesehatan, ia kemudian meminta izin kepada Bupati untuk meninggalkan ruangan dan membuka acara di Mangsut.

“Ketika itu saya masih di ruangan Pak Bupati. Waktu sudah lewat dari yang dijadwalkan. Saya permisi sama Pak Bupati untuk membuka acara di Mangsut,” ujar Mixnon dalam keterangannya.

Setibanya di lokasi, kata Mixnon, sejumlah pejabat telah berada di ruangan, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPKPSDM, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Ia kemudian membuka kegiatan tersebut dan meninggalkan ruangan setelah acara pembukaan selesai.

Mixnon mengaku tidak memperhatikan materi presentasi atau slide yang ditampilkan di belakangnya.

Menurutnya, kedatangannya berlangsung terburu-buru dan posisinya saat membuka acara membelakangi layar presentasi.

“Tentu saya tidak memperhatikan apa slide yang ada di belakang saya. Saya kan hanya membelakangi, datang terburu-buru, tidak tahu slide saya. Karena saya hanya membuka,” jelasnya.

Terkait adanya materi slide yang dinilai tidak tepat dan kemudian menjadi polemik, Mixnon menyampaikan permohonan maaf.

Namun, ia menegaskan bahwa materi tersebut bukan sesuatu yang diketahuinya ataupun disengaja.

“Jadi kalau ada slide yang tidak tepat, tentunya untuk minta maaf saya minta maaf juga. Tapi kan tidak sepengetahuan saya itu. Jangan sedikit-sedikit harus ditimpakan,” katanya.

Ia juga menilai bahwa penyusunan dan penayangan materi presentasi merupakan bagian dari tanggung jawab panitia kegiatan.

Menurutnya, terdapat sejumlah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Bimtek, termasuk staf yang bertugas menyiapkan slide presentasi.

“Di situ kan ada panitianya. Kadis Kesehatan pun saya rasa mungkin tidak tahu sampai sedetail itu. Ada stafnya yang mendesain slide dimaksud,” ungkapnya.

Mixnon kembali menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

Ia berharap pemberitaan mengenai persoalan itu dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan klarifikasi yang telah disampaikannya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Mensesneg Singgung Musuh dalam Selimut di Lingkaran Prabowo, Bersih-Bersih Terus Dilakukan

JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan...

Putusan MA Batalkan Suket Gibran, Bareskrim Lanjutkan Pendalaman

JAKARTA — Bareskrim Polri masih mendalami aduan terkait dokumen...

Warganet Malaysia Kecam Perlakuan terhadap Jokowi di Persidangan: Hormati Dia sebagai Manusia

JAKARTA, Opsi.id – Momen Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko...

Kepala BIN Herindra: Penyadapan terhadap Prabowo Mengarah pada Makar

JAKARTA — Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra...

Polri dan Imigrasi Siapkan AI dan Data Biometrik untuk Awasi Perlintasan Internasional pada 2027

Jakarta – Pengawasan lalu lintas orang di perbatasan Indonesia...

Layani Ratusan Ribu Penumpang, Stasiun Cirebon Prujakan Terus Berbenah Ikuti Kebutuhan Zaman

Cirebon – Aktivitas penumpang yang terus bergerak setiap hari...

Guru Besar ITPLN Prof. Syamsir Abduh Beber Strategi Kunci Transisi Energi Indonesia

Jakarta – Transisi energi Indonesia perlu bergeser dari sekadar...

Solusi Bangun Indonesia dan Taiheiyo Perkenalkan CLEAN SET, Inovasi Stabilisasi Tanah Lunak

Jakarta – Tantangan pembangunan infrastruktur di atas tanah lunak...

Berita Terbaru

Popular Categories