‎Alarm Efisiensi Anggaran, Komisi D DKI Minta Seluruh SKPD Dalami Rincian Pelaksanaan Program Pembangunan

Jakarta – Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Yuke Yurike meminta seluruh Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD) mendalami rincian pelaksanaan program pembangunan yang telah berjalan sepanjang tahun 2025. Termasuk capaian target yang masih terkendala.

‎Hal tersebut disampaikan dalam rapat bersama eksekutif dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025, Rabu, 22 April 2026.

‎Evaluasi difokuskan pada capaian kinerja SKPD, serta pemetaan kendala di lapangan sebagai dasar penyusunan anggaran APBD Tahun 2026.

‎“Rapat ini menjadi bahan kita untuk mengevaluasi apakah penganggaran dan pelaksanaan di 2025 itu sudah cukup baik,” ujar Yuke di Gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip pada Jumat, 24 April 2026.

‎Yuke menekankan, pada tahun 2025 kemarin situasi keuangan cenderung stabil. Namun, pada 2026 dan 2027 diprediksi akan terjadi penyesuaian berupa efisiensi dan pengurangan anggaran.

‎Menurut dia, hal itu menuntut kreativitas SKPD agar target program tetap tercapai di tengah keterbatasan anggaran.

‎”Pengurangan ini mungkin bahan kita untuk diskusi mencermati seperti apa kreasi kita agar program-program tetap tercapai,” kata Yuke.

‎Maka itu, ujar dia, efisiensi anggaran harus didasarkan pada masukan dan evaluasi dari pelaksanaan tahun 2025.

‎Sebagai informasi, agenda tersebut mengacu pada surat undangan rapat bernomor 400/RB.05 yang telah ditandatangani oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin.

‎Rapat dipimpin Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Yuke Yurike didampingi Koordinator Komisi D sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Wibi Andrino.

‎Hadir Wakil Ketua Komisi D Muhammad Idris dan Sekretaris Komisi D Habib Muhamad Bin Salim Alatas.

‎Anggota Komisi D lainnya yang hadir di antaranya Ferial Sofyan, Yusuf, Neneng Hasanah, Nabilah Aboebakar Alhabsyi, Sardy Wahab Sadri, Abdurrahman Suhaimi, Ali Muhammad Johan, Matnoor Tindoan, Lutfi Fu’adi, Bun Jhoi Phiau, Muhammad Thamrin, Husen,  Pantas Nainggolan, dan Alwi Moehamad.

‎Sementara Eksekutif dipimpin Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Setda DKI Jakarta, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD), Dinas Lingkungan Hidup (LH), Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut). []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, PP GMKI Minta Kader dan Eks Ketum Taat Konstitusi Organisasi

Jakarta – Polemik pernyataan Jusuf Kalla yang disampaikan dalam...

Kabar Duka, Mihoko Nakamura Istri Bungaran Saragih Wafat di Usia 81 Tahun

Jakarta – Kabar duka datang dari keluarga Prof. Bungaran...

Lamine Yamal Cedera Serius, Barcelona Ketar-ketir

Jakarta - Lamine Yamal mengalami cedera serius. Gavi menilai...

Menteri Keuangan Purbaya Luruskan Polemik Pajak Selat Malaka

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah...

Yuke Yurike Minta Dinas Perumahan DKI Tata Kampung Kumuh Secara Tepat Sasaran

Jakarta - Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta...

‎BP Tapera Apresiasi SKB Dua Menteri, Dukung Penyaluran Program FLPP Rumah Subsidi

Jakarta — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

Sambut Hari Transportasi Nasional, Pramono Gratiskan LRT, MRT, dan Transjakarta

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan naik...

Berita Terbaru

Popular Categories