Milan, Opsi.id — AC Milan resmi memecat pelatih kepala Massimiliano Allegri.
Menyusul kegagalan klub menembus kualifikasi Liga Champions musim depan. Sebuah musim yang oleh jajaran petinggi klub digambarkan sebagai “kegagalan yang tidak bisa dibantah.”
Nasib Allegri ditentukan setelah Milan tumbang 2-1 dari Cagliari pada laga pamungkas Serie A. Membuat mereka melorot dari posisi ketiga ke kelima di klasemen akhir.
Akibatnya, Milan absen dari Liga Champions untuk tahun kedua berturut-turut.
Tempat Italia di pentas Eropa musim depan ditempati oleh Inter Milan, Napoli, Roma, dan Como.
Como— untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka lolos ke kompetisi bergengsi tersebut. Sementara AC Milan dan Juventus harus puas berlaga di Liga Europa.
Pernyataan Keras dari Pemilik Klub
RedBird Capital, kelompok investasi asal Amerika Serikat yang mengakuisisi AC Milan pada 2022, tidak menahan diri dalam mengevaluasi musim yang baru saja berakhir.
“Sebagian besar musim ini, kami berada di dua posisi teratas Serie A dengan peluang nyata bersaing memperebutkan Scudetto,” tulis RedBird Capital dalam pernyataan resminya, dikutip dari BBC, Selasa (26/5/2026).
Baca juga: Bungkam Parma 2-0, Inter Milan Raih Scudetto Serie A
“Namun performa di penghujung musim sama sekali tidak mencerminkan apa yang sudah dibangun sebelumnya. Kekalahan mengecewakan di laga terakhir mengubah keseluruhan musim ini menjadi kegagalan yang tidak bisa dibantah.”
“Kini saatnya berubah dan melakukan reorganisasi menyeluruh terhadap operasional sepak bola,” lanjut pernyataan tersebut.
Tak hanya Allegri yang angkat kaki. Bersamaan dengan pemecatan pelatih, klub juga mengumumkan kepergian CEO Giorgio Furlani, direktur olahraga Igli Tare, dan direktur teknik Geoffrey Moncada — sebuah pembersihan besar-besaran yang menunjukkan betapa seriusnya manajemen dalam menuntut perubahan.


