Amerika Serikat-Iran Sepakat Gencatan Senjata

Jakarta – Amerika Serikat dan Iran akhirnya mencapai kesepakatan gencatan senjata setelah Presiden Donald Trump menyetujui proposal 10 poin yang diajukan Teheran. Kesepakatan diumumkan pada 7–8 April 2026, setelah perang berlangsung sejak 28 Februari.

Gencatan senjata ini berlaku selama dua pekan dan menjadi titik balik penting dalam konflik yang menegangkan antara kedua negara. Dalam pernyataannya di media sosial, Trump menyebut bahwa proposal Iran dapat menjadi dasar yang layak untuk perundingan lebih lanjut.

“Proposal yang diajukan Iran terlihat seperti landasan yang dapat diandalkan untuk negosiasi guna mengakhiri konflik yang sedang berlangsung,” ujar Donald Trump.

Sikap ini menunjukkan perubahan dari ancaman sebelumnya yang lebih keras terhadap infrastruktur Iran.

Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyambut kesepakatan ini dengan nada kemenangan. Mereka menyebut bahwa Amerika Serikat dan sekutunya telah mengalami kekalahan bersejarah.

“Musuh telah menderita kekalahan yang tak terbantahkan dan sekarang tidak melihat jalan keluar selain tunduk pada kehendak bangsa Iran yang agung dan Poros Perlawanan yang terhormat,” demikian pernyataan resmi Iran.

Isi dari 10 poin tuntutan Iran yang diterima Trump mencakup beberapa hal krusial, antara lain gencatan senjata permanen, pencabutan semua sanksi terhadap Iran, pengakuan atas program pengayaan uranium Iran, kendali atas Selat Hormuz, serta penarikan pasukan tempur AS dari kawasan Timur Tengah. Bagi Iran, penerimaan atas poin-poin ini bukan hanya sekadar jeda perang, melainkan legitimasi atas posisi mereka di kancah internasional.

Kesepakatan ini memiliki implikasi besar. Bagi Iran, hal ini dipandang sebagai kemenangan diplomatik dan moral, sekaligus peluang untuk menekan AS dan Israel. Bagi Trump, penerimaan 10 poin tersebut adalah langkah strategis untuk menghentikan eskalasi konflik, meski dianggap sebagai konsesi besar.

Namun, karena gencatan senjata hanya berlaku dua pekan, masa depan hubungan AS–Iran masih penuh ketidakpastian. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

KKN ITB Nobel Dorong UMKM Salipolo Digital lewat NIB dan QRIS

PINRANG, OPSI. ID -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)...

METI Gandeng ITPLN, Perkuat SDM dan Ekosistem Energi Terbarukan

Jakarta - Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) menggandeng Institut...

Projek-D Vol.5 Siap Digelar, Hindia Bakal Jadi Musisi Pembuka

Jakarta - Festival musik tahunan PROJEK-D Vol.5 semakin mendekat....

512 Orang Terdampak Keracunan MBG, BGN Jatuhkan Suspensi Berat ke SPPG Tanggulangin

Jakarta, OPSI.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah...

Kapolri Naikkan Pangkat Wakapolda Metro Jaya Jadi Jenderal Bintang Dua

Jakarta, OPSI.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan...

Daftar Line Up Pestapora 2026, dari Sheila on 7 hingga Alkateri

Jakarta - Festival musik tahunan Pestapora 2026 kembali digelar...

Stepforward Rayakan 30 Tahun dengan EP Tak Pernah Mati untuk Ricky Siahaan

Jakarta – Tiga puluh tahun perjalanan bukan sekadar angka...

Berita Terbaru

Popular Categories