Bagaimana Potensi Sanksi untuk Persija?
Insiden penyerangan terhadap rombongan Persib U-18 memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan sanksi terhadap Persija apabila dalam proses penyelidikan ditemukan keterkaitan pelaku dengan suporter klub tersebut.
Mengacu pada Kode Disiplin PSSI 2025, khususnya Lampiran I Pasal 70 tentang tingkah laku buruk penonton klub tamu, penerapan sanksi disiplin perlu mempertimbangkan fakta kejadian serta terpenuhi atau tidaknya unsur pelanggaran yang diatur dalam regulasi.
Sejumlah bentuk sanksi yang berpotensi menjadi perhatian antara lain:
- Denda finansial, sesuai ketentuan disiplin yang relevan dan hasil pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran.
- Pembatasan atau larangan kehadiran suporter dalam pertandingan tandang, apabila memiliki dasar dalam regulasi yang berlaku dan diputuskan oleh otoritas berwenang.
- Sanksi tambahan, apabila ditemukan pelanggaran lain yang memenuhi unsur ketentuan disiplin PSSI.
Meski demikian, kemungkinan sanksi terhadap Persija tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan dugaan keterlibatan suporter atau identitas kelompok yang dikaitkan dengan klub tersebut.
PSSI perlu memeriksa fakta, mengkaji bukti, serta memastikan ketentuan disiplin yang relevan sebelum menentukan ada atau tidaknya tanggung jawab klub.
Lokasi kejadian yang berada di luar stadion juga menjadi aspek penting dalam menilai apakah ketentuan disiplin tertentu dapat diterapkan.
Karena itu, dasar hukum dan bentuk sanksi yang mungkin dijatuhkan masih memerlukan kajian lebih lanjut.
Kepastiannya harus menunggu hasil pemeriksaan dan keputusan otoritas yang berwenang.


