Dari Arafah hingga Andalusia, Kiai Maman Soroti Spirit Islam Rahmatan Lil Alamin

JAKARTA – Anggota DPR RI sekaligus Pengawas Haji 2026, Maman Imanulhaq, menegaskan bahwa inti ajaran Nabi Muhammad SAW adalah spiritualitas kemanusiaan.

Menurut Kiai Maman, Islam hadir untuk menjaga martabat manusia, menebarkan kasih sayang, dan membangun peradaban yang berkeadilan.

Hal itu disampaikan dalam refleksi Khutbah Arafah yang mengangkat pesan besar Khutbah Wada’ Rasulullah SAW.

Khutbah Wada’ Jadi Fondasi Kemanusiaan Islam

Kiai Maman menjelaskan, Rasulullah SAW menyampaikan Khutbah Wada’ pada tahun 632 M di Padang Arafah. Khutbah tersebut menjadi fondasi nilai kemanusiaan dalam Islam.

Dalam khutbah itu, Rasulullah menegaskan bahwa darah, harta, dan kehormatan manusia bersifat suci dan harus dijaga.

“Sesungguhnya darah, harta dan kehormatan kalian adalah suci sebagaimana sucinya hari ini, bulan ini dan negeri ini,” demikian pesan Rasulullah SAW dalam Khutbah Wada’.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga menegaskan persamaan derajat seluruh manusia tanpa membedakan suku maupun warna kulit.

Islam Hadir Hapus Diskriminasi

Kiai Maman menilai Islam membawa revolusi kemanusiaan di tengah masyarakat yang saat itu masih dibangun atas sistem kasta dan kesukuan.

Ia mencontohkan kisah Bilal bin Rabah, seorang bekas budak berkulit hitam yang dimuliakan hingga mengumandangkan azan dari atas Ka’bah.

Menurutnya, peristiwa itu menjadi simbol bahwa kemuliaan manusia ditentukan oleh iman dan akhlak, bukan keturunan ataupun warna kulit.

Rasulullah Disebut Tokoh Perdamaian

Kiai Maman juga mengutip pandangan penulis asal Inggris Karen Armstrong yang menyebut Nabi Muhammad SAW bukan sosok yang mengedepankan kekerasan.

“Muhammad was not a man of violence. His essential genius was peace-making,” tulis Karen Armstrong.

Karena itu, Kiai Maman menilai kejeniusan Rasulullah SAW terletak pada kemampuan membangun perdamaian, kasih sayang, dan masyarakat berkeadaban seperti yang tercermin dalam Piagam Madinah.

Spirit Islam Lahirkan Peradaban Andalusia

Menurut Kiai Maman, spirit Arafah kemudian melahirkan peradaban besar Islam di Andalusia setelah dibuka oleh Thariq bin Ziyad pada tahun 711 M.

Ia menegaskan kejayaan Islam di Andalusia tidak dibangun dengan kekuatan senjata semata, melainkan melalui ilmu pengetahuan, toleransi, dan akhlak.

Kota-kota seperti Cordoba, Granada, dan Sevilla menjadi pusat ilmu pengetahuan dunia pada masanya.

Dari peradaban itu lahir tokoh besar seperti Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, Ibnu Rusyd, dan Imam Asy-Syathibi.

Peradaban Bisa Runtuh karena Rapuhnya Akhlak

Meski demikian, Kiai Maman mengingatkan sejarah juga menunjukkan bahwa peradaban besar dapat runtuh ketika persatuan melemah dan nilai spiritual memudar.

Ia mencontohkan jatuhnya Granada pada tahun 1492 sebagai pelajaran penting bagi umat Islam.

Karena itu, pesan Khutbah Wada’ dinilai tetap relevan hingga saat ini. Menurut Kiai Maman, masa depan umat tidak hanya ditentukan oleh kekuatan politik dan ekonomi, tetapi juga kemampuan menjaga kemanusiaan, ilmu, persaudaraan, dan akhlak.

“Arafah mengajarkan bahwa spiritualitas sejati harus melahirkan kasih sayang, keadilan dan peradaban,” ujar Kiai Maman.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

BP Tapera Evaluasi Penyaluran KPR FLPP, Percepat Pembiayaan Rumah Subsidi MBR

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

SIMAKDIALOG Rilis Album Fisik 1995 Bareng Demajors

Jakarta - Kolektif musik jazz kontemporer legendaris, SIMAKDIALOG, kembali...

Peringatan 100 Tahun Inspirasi Generasi Penyiar – Tribute to Sambas Mangundikarta Digelar di Jakarta

Jakarta - Sejarah panjang dunia penyiaran dan jurnalistik Indonesia...

Petrokimia Gresik Libatkan 26 Karyawan dalam Pemberdayaan Warga Gowa

Gowa, OPSI.ID - Sebanyak 26 karyawan PT Petrokimia Gresik...

Wali Sampaikan Doa untuk Korban Karhutla dan Rakyat Palestina di Synchronize Fest 2026

Jakarta - Perhelatan festival musik tahunan Synchronize Fest 2026...

Indro Warkop Kenang Dono dan Kasino di Synchronize Fest 2026

Jakarta - Panggung seni dan hiburan tanah air kembali...

Bupati Tolikara dan Senator Arianto Kogoya Tinjau Kesiapan Rapat BPL GIDI di Kanggime

TOLIKARA, Opsi.id  – Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos., bersama...

Berita Terbaru

Popular Categories